Polisi Masih Buru Dalang Pencurian dan Perusakan SD di Banyuwangi
Jumat, 27 Sep 2024 07:37 WIBTerhitung ada empat sekolah dasar yang mengalami perusakan dengan modus serupa.
Terhitung ada empat sekolah dasar yang mengalami perusakan dengan modus serupa.
Komplotan ini sudah tersetruktur dan sudah direncanakan, kini penyidik masih masih mendalami lagi, karena tidak menutup kemungkinan ini bukan aksi pertamanya.
Berdasarkan penyidikan, sindikat ini telah beraksi di daerah Banyuwangi, Pamekasan, Surabaya hingga Sampang.
Raibnya daleman wanita itu awalnya diduga akibat ulah makhluk gaib. Namun...
Karena lahan bambu dekat sungai itu dikenal warga sebagai tempat yang cukup angker.
Seorang warga mengaku sudah kehilangan 30 celana dalam.
Mayat tanpa identitas itu ditemukan pertama kali oleh Bagas (42), asal Desa Kukusan. Kondisi mayat sudah membusuk, dengan bau menyengat. 2. Teror Perusakan Fasilitas dan Ruangan SDN di Banyuwangi
Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Laksmi Trisnadewi menyebut, pelaku pernah ditangkap pada Tahun 2021 dan 2023.
Modus aksinya pelaku teroro pun sama, mencuri barang sepele dan meninggalkan jejak tulisan di tembok.
Pihak korban sudah melapor dan masih proses penyelidikan oleh tim unit Reskrim Polsek Wonokromo.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Aris Purwanto menyebut, dalam satu masjid, komplotan ini rata-rata mencuri dua motor, dengan modus berpura-pura hendak salat.
Aksi pencurian itu baru diketahui dirinya sekitar pukul 19.15 WIB.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Aris Purwanto mengatakan, IW ditangkap di rumahnya Madura.
"Kedua pelaku ini sudah beraksi di 9 TKP di wilayah hukum kami. Mulai Januari 2024," ujar Kapolsek Sukowono, AKP Solikhan Arief.
Hanya saja warga yang pekarangan rumahnya dimasuki pelaku saat itu enggan untuk melaporkan peristiwa tersebut.