Rentetan Pencurian Celana Dalam Wanita di Banyuwangi Sempat Dikira Ulah Makhluk Halus

Rentetan Pencurian Celana Dalam Wanita di Banyuwangi Sempat Dikira Ulah Makhluk Halus © mili.id

Rentetan pencurian celana dalam wanita di Banyuwangi (Foto: Eko Purwanto/mili.id)

mili.id - Rentetan pencurian celana dalam wanita di Banyuwangi sempat dikira karena ulah makhluk halus.

Rentetan peristiwa yang bikin emak-emak resah itu terjadi di Dusun Panjen, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi.

Baca juga: Tradisi Ithuk-Ithukan Banyuwangi Tetap Lestari, Wujud Syukur Warga Osing atas Sumber Kehidupan

Menurut keterangan Wiwit Umayatun (31), korban pencurian, sejumlah celana dalam sempat ditemukan warga tersangkut di lahan bambu dekat sungai.

Spekulasi bahwa celana dalam para wanita itu dicuri makhluk halus, karena lahan bambu dekat sungai itu dikenal warga, sebagai tempat yang cukup angker.

"Itu (celana dalam) dulu sempat ditemukan di lahan bambu yang dikenal wingit. Tapi sudah lama, mungkin satu tahun ini," ujar Wiwit, Rabu (25/9/2024).

Wiwit menyebut bahwa sudah setahun ini aksi pencurian celana dalam merebak di kampungnya. Iya sendiri juga sempat mengira aksi tersebut didalangi makhluk halus.

Saking parno dan penasaran, Wiwit bersama korban lain mencoba memasukkan jemuran celana dalam ke rumah. Tujuannya, untuk mengetes apakah tetap hilang atau tidak.

Baca juga: Nini Carlina Comeback di Kampung Halaman, Rilis Lagu Religi “Siti Hajar” Penuh Haru

"Ternyata saat dipindah ke dalam rumah dari pagi sampai malam hingga tembus pagi lagi tetap ada celana dalamnya. Makanya ini pasti ulah manusia. Kalau makhluk halus pasti sudah hilang juga," ungkap dia.

Wiwit sendiri dalam aksi teror ini kehilangan hampir seluruh celana dalam yang ia miliki. Nyaris ia tak memiliki stok celana dalam saking kerapnya disatroni terduga pelaku.

Kendati tak seberapa, tapi hal itu cukup bikin gerah. Dan teror tersebut terjadi hampir setiap bulan dan bergilir dari satu rumah ke rumah lainnya.

Baca juga: Pengakuan Pria di Banyuwangi Klaim Anak Kandung Denada, Ungkap Hidup Serba Kekurangan

Selain itu, warga juga malu untuk melapor ke pemangku kampung maupun pihak kepolisian. Dan minimnya pemasangan kamera pengintai di masing-masing rumah membuat terduga pelaku leluasa melancarkan aksinya.

Sempat ditemukan tumpukan celana dalam di samping pekarangan rumah warga. Namun tak sempat dicek lantaran sudah kelihatan lecek.

"Langsung dibuang begitu saja. Ditaruh di samping pekarangan rumah warga dimasukkan ke dalam karung," sambung Vita Nur Azizah, korban lainnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait