Supai M. Noor Resmi Jabat Plt Ketua Umum BPN PERJASI, Siapkan Munas III dan Perkuat Organisasi

Supai M. Noor Resmi Jabat Plt Ketua Umum BPN PERJASI, Siapkan Munas III dan Perkuat Organisasi © mili.id

Badan Pimpinan Nasional Perkumpulan Rekanan Jasa Konstruksi Indonesia (BPN PERJASI) resmi menunjuk Ir. H. Supai M. Noor, M.M. sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum menyusul pengunduran diri Ketua Umum sebelumnya, Effy Ernawati, S.H., M.Hum. Penetapan t

Mili.id – Badan Pimpinan Nasional Perkumpulan Rekanan Jasa Konstruksi Indonesia (BPN PERJASI) resmi menunjuk Ir. H. Supai M. Noor, M.M. sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum menyusul pengunduran diri Ketua Umum sebelumnya, Effy Ernawati, S.H., M.Hum. Penetapan tersebut menjadi salah satu keputusan penting dalam Rapat Pleno BPN PERJASI yang digelar di Ruas Rasa Resto, Jalan Gayungsari Barat Nomor 29, Surabaya, Senin (27/7/2026).

Rapat pleno diselenggarakan sebagai tindak lanjut atas pengunduran diri Effy Ernawati yang disampaikan pada 21 Juli 2026. Pelaksanaan rapat mengacu pada ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PERJASI, khususnya Pasal 35, yang mengatur mekanisme organisasi ketika terjadi kekosongan jabatan ketua umum.

Baca juga: Munas III Disiapkan, PERJASI Suarakan Nasib Kontraktor Kecil di Tengah Dominasi BUMN

Selain menetapkan kepemimpinan sementara, rapat juga membahas langkah-langkah strategis menuju pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) III PERJASI yang dijadwalkan berlangsung pada September atau Oktober 2026.

Usai ditetapkan sebagai Plt Ketua Umum, Supai M. Noor menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas organisasi sekaligus memastikan seluruh agenda menuju Munas III dapat berjalan sesuai rencana.

"Kepengurusan Plt memiliki tanggung jawab menjaga kesinambungan organisasi hingga Munas III terlaksana dan menghasilkan kepengurusan yang definitif," ujar Supai.

Ia menjelaskan, PERJASI merupakan organisasi yang menaungi pelaku usaha jasa konstruksi dari berbagai skala usaha. Namun, sekitar 90 hingga 95 persen anggotanya merupakan perusahaan kecil dan menengah, sehingga organisasi memiliki tanggung jawab besar untuk memperjuangkan kepentingan mereka.

"PERJASI hadir sebagai wadah bagi seluruh badan usaha jasa konstruksi. Karena mayoritas anggota kami adalah pelaku usaha kecil dan menengah, maka aspirasi dan kepentingan mereka menjadi prioritas yang akan terus kami perjuangkan," katanya.

Supai juga mengungkapkan bahwa hingga kini PERJASI telah memiliki kepengurusan di 20 provinsi. Di bawah kepemimpinannya sebagai Plt, organisasi akan terus memperluas jaringan hingga terbentuk di seluruh 38 provinsi di Indonesia.

"Kami menargetkan PERJASI segera hadir di seluruh provinsi. Untuk enam provinsi di Papua, mandat pembentukan kepengurusannya juga sudah kami siapkan," ungkapnya.

Menurut Supai, penguatan organisasi di tingkat daerah menjadi salah satu fondasi penting menjelang Munas III. Melalui forum tertinggi organisasi tersebut, PERJASI diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan baru sekaligus merumuskan program strategis dalam memperjuangkan kepentingan pelaku usaha jasa konstruksi di Indonesia.

Dengan kepemimpinan sementara yang telah terbentuk, BPN PERJASI optimistis proses konsolidasi organisasi dapat berjalan lancar sehingga pelaksanaan Munas III menjadi momentum memperkuat peran organisasi dalam mendukung pembangunan nasional sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha jasa konstruksi, khususnya perusahaan kecil dan menengah.

Editor : Erwin Muhammad



Berita Terkait