Masyarakat Bersalawat Bareng di Gelora Merdeka Kraksaan Probolinggo
Rabu, 08 Okt 2025 12:26 WIBLantunan salawat menggema khusyuk, memecah keheningan malam dan menyatukan masyarakat dalam satu suara.
Lantunan salawat menggema khusyuk, memecah keheningan malam dan menyatukan masyarakat dalam satu suara.
Masyarakat diajak berperan aktif melaporkan setiap bentuk peredaran rokok ilegal di wilayah Kabupaten Probolinggo.
"Selain mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP, kami juga sudah memeriksa 8 orang," jelas AKP Fajar.
"Kami mendapatkan dumas (pengaduan masyarakat). Lalu ditindaklanjuti dengan pengawasan dan pengecekan izin. Rupanya belum ada," kata Kasatpol PP Kabupaten Probolinggo, Sugeng Wiyanto.
Penutupan dilakukan berdasarkan rekomendasi teknis terkait persyaratan dari perangkat daerah.
AKBP Wahyudin menyebut tersangka dijerat dengan pasal 310 ayat 4,3,2, dan 1 UU No 22 Tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan.
Betty sebelumnya dirawat di RSUD dr. Moh saleh Kota probolinggo sebelumnya akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Penangkapan ini merupakan hasil ungkap Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025 yang digelar selama 12 hari.
"Aktivitas paralayang di kawasan Bromo dan sekitarnya tidak diperbolehkan," tegas Hendra.
"Mereka liburan di Gunung Bromo, infonya pas turun setelah tasyakuran kelulusan S1, terus mengalami kecelakaan," kata Direktur RSBS, Faida kepada awak media, Minggu (14/9/2025).
Bus tersebut membawa 55 orang yang hendak berwisata ke Gunung Bromo.
Sebuah bus pariwisata dengan nopol P 7221 UG dengan penumpang rombongan RS Bina Sehat Jember diduga alami rem blong pada Minggu (14/9/2025) siang.
Bus pariwisata dengan nopol P 7221 UG diduga mengalami rem blong di jalan Raya Sukapura, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, hingga sasak pagar rumah warga setempat Minggu (14/9/2025) siang.
Pemeriksaan ini tanpa di pungut biaya sepeser pun, dengan kouta 1000 perempuan lebih.
"Kurang lebih ada 40 luka bacok di tubuh korban. Sehingga korban tidak dapat diselamatkan," ujar Kapolres Probolinggo, AKBP Wahyudin Latif.