Penampakan bus yang bawa rombongan nakes usai kecelakaan di Probolinggo. (Dok. Tangkapan layar).
Probolinggo, mili.id - Korban meninggal dunia akibat kecelakaan bus rombongan tenaga Kesehatan (Nakes) di Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo bertambah.
Korban meninggal menjadi 9 orang, yang sebelumnya 8 orang.
Baca juga: Khofifah Lantik IKA UNAIR Bali, Ajak Alumni Perkuat Ekonomi Daerah
Berdasarkan data yang diperoleh mili.id, korban meninggal terbaru itu Bernama Betty.
Betty sebelumnya dirawat di RSUD dr. Moh saleh Kota probolinggo.
Kemudian, pihak keluarga Betty meminta untuk dipulangkan.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Moh. Saleh, dr. M. Aliyusni menjelaskan, kondisi Betty sempat stabil sebelum dipulangkan.
Pihaknya juga menegaskan bahwa Betty tidak dalam keadaan hamil.
"Kondisi pasien saat dibawa ke Jember masih statis, kesadarannya belum pulih sempurna, tapi vital sign sudah stabil. Selasa kemarin kami dapat informasi dari RS Bina Sehat bahwa pasien tidak tertolong. Hasil USG juga menunjukkan korban tidak hamil," jelasnya, Rabu (17/9/2025).
Sementara Kapolres Probolinggo, AKBP Wahyudin Latif membenarkan kabar tersebut.
Baca juga: 50 Pengurus DMI se-Jatim Ikuti Pelatihan dan Praktek Tanggap Bencana di BPBD
Ia mengatakan Betty dalam kondisi stabil saat dirawat di RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo.
"Kondisinya stabil saat dirawat di RSUD dr. Moh. Saleh. Namun, korban dipulangkan karena desakan dari pihak keluarga korban," katanya.
Editor : Zain Ahmad
