Jejak Duet Rampok Bank Jatim Banyuwangi Terlacak Deretan Rekaman CCTV
Rabu, 06 Nov 2024 09:37 WIBPolisi sudah mengantongi ciri-ciri pelaku dan sara yang digunakan, sehingga penyelidikan polisi semakin mengerucut.
Polisi sudah mengantongi ciri-ciri pelaku dan sara yang digunakan, sehingga penyelidikan polisi semakin mengerucut.
Sejumlah kiai mengancam melakukan aksi turun ke jalan atau demo dan mendesak calon bupati yang melontarkan soal organisasi terlarang agar segera memberikan klarifikasi.
Untuk menghilangkan jejak, pelaku membawa kabur server CCTV Bank Jatim.
Komplotan perampok jalanan itu sekitar lima orang dan mengeroyok korban yang mempertahankan motornya.
Residivis kasus perampokan di Situbondo itu bernama Andri, asal Probolinggo.
Mobil, dompet hingga ponsel korban raib dibawa pelaku.
Korban perampokan di jalan ini seorang mahasiswi.
Pasutri tersebut diikat, ditelanjangi, dan disiram bensin.
Pelaku beranggotakan 4 orang dan sudah beraksi di Jember lebih dari satu kali.
Korban ditemukan tewas dengan luka do kepala.
Korban tiba-tiba bangun dan berteriak memanggil anaknya, mengetahui hal itu pelaku menusuk korban.
"Saya memohon maaf atas perlakuan saya yang telah membuat laporan palsu," Azizatus Solihah.
Pelapor membuat skenario sebagai korban perampokan karena ada masalah dengan seseorang, dan dirinya meminta maaf pada polisi.
Kanitreskrim Polsek Manyar Ipda Syaiful Rokhim mengatakan, atas kejadian perampokan tersebut kerugian korban ditaksir mencapai Rp 33 juta.
Wanita penghuni rumah itu mengalami luka lebam di wajah, serta sayatan di tangan.