Hendak Cari Makan, Motor Pemuda Surabaya Dirampas Komplotan Perampok Jalanan

Hendak Cari Makan, Motor Pemuda Surabaya Dirampas Komplotan Perampok Jalanan © mili.id

Tangkapan layar aksi pengeroyokan terekam CCTV Warkop.

Surabaya - Nasib sial menimpa PJ (19), pemuda tinggal di Bannyuurip Kidul, Sawahan, karena menjadi korban kejahatan jalanan oleh komplotan perampok yang diperkirakan berjumlah 5 orang.

Aksi pengeroyokan tersebut terekam CCTV Warkop perempatan Jalan Putat Jaya (Jarak) Sawahan dan video aksi pengeroyokan itu tersebar luas di media sosial, Salah satunya akun Instagram @sakpirongertimu.

Baca juga: Eri Sikat Pungli SWK, Pengelolaan PKL Dikembalikan ke Pemkot

Dalam video tersebut, korban dikeroyok dengan cara dihajar memakai tangan kosong dan ditendang di dalam warung. Korban bahkan sampai tersungkur.

Sementara di Warkop terlihat juga ada tiga orang sedang nongkrong. Namun mereka tak berbuat banyak dan hanya melihat kejadian tersebut.

"Pemuda Banyuurip Kidul menjadi korban pengeroyokan dan perampasan sepeda motor," tulis keterangan dalam video.

Dalam postingan tersebut pengunggah juga memberikan penjelasan mengenai kronologis kejadian.

Bermula saat korban PJ pamit keluar rumah waktu subuh untuk mencari makan bersama dua orang temannya di kawasan Dukuh Kupang Utara.

Saat itu korban bersama dua temannya mengendarai dua unit motor. Sesampainya di perempatan Putat Jaya (Jarak) korban bertemu kelompok pelaku. Dua teman korban berhasil kabur menyelamatkan diri.

Baca juga: Eri Cahyadi Dukung Pengusutan Korupsi KBS, Audit BUMD Diperketat

Kemudian ada gerombolan pelaku berbadan tegap yang menggunakan dua unit motor. Para pelaku tiba-tiba mengeroyok korban hingga ke dalam Warkop yang ada di seberang minimarket.

Setelah melakukan pengeroyokan dan melihat korban tak berdaya, salah satu pelaku langsung bergerak cepat membawa kabur motor Honda Beat putih milik korban. Atas kejadian tersebut korban mengalami luka lebam mata kanan dan kehilangan motor.

Informasinya, kejadian ini sudah dilaporkan ke SPKT Polsek Sawahan oleh korban pasca insiden perampokan tersebut.

Kapolsek Sawahan Kapolsek Sawahan Kompol Domingos De Fatima Ximenes saat dikonfirmasi membernarkan bila korban sudah membuat laporan.

Baca juga: PDIP Surabaya Terima Banpol Lebih Rp6 Miliar, Fokus Pendidikan Politik

"Sudah buat laporan, namun belum mau diambil keterangan Mas. Kami masih nunggu yang bersangkutan, dan kami sedang dalami Pulbaket (Pengumpulan bahan keterangan) di TKP (Tempat Kejadian Perkara)," tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kanit Reskrim Iptu Agus Tri Subagjo. Saat ini pihaknya masih menyelidiki kejadian tersebut untuk mengungkap para pelaku.

"Nggih (Iya sudah lapor) Mas, dalam penyelidikan," pungkasnya.

Editor : Aris S



Berita Terkait