PDIP Surabaya Terima Banpol Lebih Rp6 Miliar, Fokus Pendidikan Politik

PDIP Surabaya Terima Banpol Lebih Rp6 Miliar, Fokus Pendidikan Politik © mili.id

Mili.id – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menerima bantuan keuangan partai politik (Banpol) dari pemerintah dengan nilai lebih dari Rp6 miliar setiap tahun. Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dengan prioritas utama untuk pendidikan politik dan kaderisasi.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya, Syaifuddin Zuhri atau yang akrab disapa Kaji Ipuk, mengatakan besaran bantuan politik dihitung berdasarkan jumlah suara sah yang diperoleh partai pada Pemilu.

Baca juga: PDIP Surabaya Panaskan Mesin Organisasi Lewat Regenerasi Kader Muda Berkelanjutan

"Kalau tidak salah besarannya sekitar Rp20 ribu sampai Rp22 ribu per suara. Total yang diterima sekitar lebih dari Rp6 miliar per tahun," kata Kaji Ipuk, Rabu (22/7/2026).

Menurut Ketua DPRD Surabaya tersebut, penggunaan dana Banpol tidak bisa dilakukan secara bebas karena telah diatur dalam regulasi. Penyalurannya dilakukan secara bertahap dan seluruh penggunaannya wajib dipertanggungjawabkan kepada pemerintah.

"Penyalurannya biasanya dua tahap dan seluruh penggunaannya harus dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Kaji Ipuk menjelaskan, dana Banpol diprioritaskan untuk memperkuat fungsi partai politik melalui pendidikan politik. Program yang dijalankan meliputi kaderisasi, peningkatan kapasitas pengurus, hingga penguatan literasi politik masyarakat.

"Partai politik memiliki tanggung jawab mencetak kader yang berasaskan Pancasila, memahami konstitusi, dan taat terhadap peraturan perundang-undangan. Karena itu dana Banpol kami arahkan untuk pendidikan politik," jelasnya.

Baca juga: Baktiono Kritik Sistem Desil Bansos, Usulkan UMK Jadi Acuan

Tak hanya menyasar kader internal, pendidikan politik juga diberikan kepada masyarakat, terutama kalangan generasi muda atau Generasi Z.

Materi yang disampaikan mencakup pemahaman demokrasi, ideologi bangsa, tata kelola organisasi, serta peran partai politik dalam pembangunan.

Untuk mendukung program tersebut, DPC PDI Perjuangan Surabaya secara rutin menggelar berbagai kegiatan pendidikan politik, mulai dari rapat konsolidasi di tingkat DPC, PAC, hingga ranting.

Baca juga: Ribuan Kader PDIP Hadiri Haul Bung Karno, Teguhkan Semangat Perjuangan di Era Digital

Meski demikian, Kaji Ipuk mengaku belum dapat memastikan apakah nilai bantuan politik yang diterima tahun ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pasalnya, ia baru menjabat sebagai Sekretaris DPC sehingga belum memiliki data pembanding secara lengkap.

Ia menyarankan informasi mengenai perkembangan nilai bantuan politik tersebut dikonfirmasi kepada Bagian Pemerintahan Pemerintah Kota Surabaya yang menangani penyaluran dana Banpol.

"Kami memastikan seluruh penggunaan dana Banpol dilakukan sesuai aturan dan dipertanggungjawabkan sebagaimana ketentuan yang berlaku," pungkasnya.

Editor : Redaksi



Berita Terkait