UI Tegas Tangani Dugaan Pelecehan Verbal di FHUI, Proses Investigasi Berjalan
Rabu, 15 Apr 2026 07:36 WIBUI Tegas Tangani Dugaan Pelecehan Verbal di FHUI, Proses Investigasi Berjalan
UI Tegas Tangani Dugaan Pelecehan Verbal di FHUI, Proses Investigasi Berjalan
Artis dan presenter Anrez Adelio membantah tuduhan dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan oleh Friceilda Prillea. Ia menegaskan siap mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan, termasuk menjalani tes DNA terkait anak yang disebut dalam perkara terseb
Fenomena kekerasan di lingkungan pendidikan kembali menjadi sorotan tajam. Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mengungkapkan
Polda Jatim Limpahkan Tersangka Kasus Oknum Lora Bangkalan, Berkas UF P21
Polres Situbondo Amankan Komplotan Pelaku Curas Moncel
Petani Banyuurip Gresik Keluhkan Sulitnya Akses Pupuk Subsidi, Harap Segera Ada Kios Baru
Kasus dukun cabul berinisial KS alias Jolowos (40) di Magetan terus berkembang. Kepolisian kini mendalami dugaan praktik perdagangan orang setelah terungkap bahwa pelaku tidak hanya mencabuli istri pasien, tetapi juga diduga menawarkan korban kepada pria
Ancaman Kekeringan Mengintai Jatim, Pemprov dan BNPB Siapkan Langkah Cepat
DPR Minta Pengusutan Cepat Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI menyatakan segera turun langsung ke Kota Tual, Maluku, untuk mengusut dugaan penganiayaan terhadap seorang pelajar madrasah tsanawiah berinisial AT (14) yang meninggal dunia dan melibatkan anggota Brimob P
Kasus dugaan penyiksaan terhadap balita berinisial KRN (4) di Surabaya mengungkap fakta memilukan.
Pelajar SMA di Aceh Barat Diduga Dianiaya Oknum TNI, Desak Proses Hukum
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti keras tindakan seorang guru wali kelas V di SDN Jelbuk 02, Jember, Jawa Timur, yang menelanjangi sejumlah siswa dan siswinya saat mencari uang pribadi yang hilang.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan perlunya penindakan tegas terhadap tiga remaja yang terlibat dalam aksi penyiraman air keras terhadap pelajar di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Seorang guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo berinisial Prof ER dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan terhadap seorang perempuan berusia 18 tahun.