Mahasiswi Hamil 2 Bulan Dibunuh di Bangkalan: Dibacok, Kemudian Dibakar
Senin, 02 Des 2024 12:00 WIBKasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Risna Wijayati membenarkan pembunuhan tersebut.
Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Risna Wijayati membenarkan pembunuhan tersebut.
Dua bocah itu dilaporkan hilang sejak Minggu (3/11/2024).
Disita 11 poket sabu siap edar dengan berat keseluruhan 8,20 gram berikut timbangan elektrik.
Yang bersangkutan diamankan anggota Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Kegiatan bakti sosial kesehatan donor darah diikuti oleh personel TNI dan ASN Kodim 0829/Bangkalan, anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVIII Dim 0829 Koorcab Rem 084.
Operasi Teritorial (Opster) TNI di wilayah Kabupaten Bangkalan ini akan dilaksanakan selama dua bulan, mulai tanggal 9 September sampai dengan 3 November 2024.
Kedua kesebelasan bermain imbang 1-1.
Diharapkan kegiatan latihan ini dapat menunjang tugas pokok yang dibebankan kepada setiap prajurit.
Risna menegaskan bahwa saat ini Satreskrim Polres Bangkalan tengah melakukan serangkaian penyelidikan dan pendalaman, untuk mengungkap tewasnya korban.
Pengecekan kondisi kendaraan salah satunya kepada bus pariwisata itu telah dilakukan sejak 22 sampai 23 Juni 2024.
Satreskrim Polres Bangkalan juga telah memeriksa tiga orang saksi.
Ibu muda asal Bangkalan, Madura itu mengaku melahirkan bayi dengan kepala tertinggal dalam rahim.
Sejumlah ulama dan ratusan warga mengikuti doa dan dzikir di Padepokan SBDS Tiga Serangkai, Desa Laban, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan.
Aksi pelaku yang merusak pintu gereja serta membawa beberapa barang terekam kamera pengintai.