Selidiki Kasus Kepala Bayi Tertinggal di Rahim, Polisi Gandeng Tim Forensik dan Ahli

Selidiki Kasus Kepala Bayi Tertinggal di Rahim, Polisi Gandeng Tim Forensik dan Ahli © mili.id

Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Heru Cahyo Seputro (Foto: Dok. Satreskrim Polres Bangkalan)

Bangkalan - Satreskrim Polres Bangkalan menggandeng dokter forensik dan ahli hukum pidana Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, untuk mengurai kasus kepala bayi tertinggal di rahim ibunya.

Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Heru Cahyo Seputro mengatakan, penyelidikan sudah dilakukan dalam menangani peristiwa yang menimpa ibu muda bernama Mukarromah (25), warga Desa Panpajung tersebut.

Baca juga: Polres Bangkalan Amankan Tersangka Dalang Penyekapan Satu Keluarga asal Jombang

Baca juga: Kepala Bayi di Bangkalan Tertinggal dalam Rahim Ibu: Dinkes Buka Suara, Polisi Usut

Heru menjelaskan, saat ini pihaknya memeriksa tiga saksi, yaitu pelapor Sulaiman, suami ibu muda itu, serta tenaga kesehatan dari Pondok Bersalin Desa (Polindes).

"Kami Satreskrim Polres Bangkalan saat ini telah memeriksa tiga saksi, yakni pelapor (suami korban), dan tenaga kesehatan Polides," tegas Heru, Kamis (14/3/2024).

Baca juga: Kambuaya Jadi Penentu, Dewa United Comeback Tundukkan Madura United 2-1

Heru juga menjelaskan beberapa langkah selanjutnya. Katanya, dilakukan koordinasi bersama antara kepolisian, dokter Forensik, dan ahli hukum pidana Unair.

"Selanjutnya berkoordinasi bersama kedokteran Forensik untuk mengetahui apa penyebab peristiwa tersebut. Juga berkoordinasi bersama tim ahli hukum pidana dari Universitas Airlangga Surabaya," tegasnya.

Baca juga: UTM–Kadin Bangkalan Teken MoU, Dorong Akselerasi Ekonomi Berbasis Industri Maritim

Diketahui sebelumnya, Mukarromah (25) seorang ibu di Desa Panpajung, Modung, Bangkalan, Madura itu mengaku kepala bayinya tertinggal di rahim saat proses melahirkan.

Pengakuan Mukarromah (25) disampaikan dalam sebuah video hingga viral. Saat itu dia ingin melahirkan lebih awal, sebab bayinya dalam kondisi sungsang.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait