Kapolresta Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Christian Tobing bersama Kasi Dokkes Polresta Sidoarjo AKP Rukwandi menjenguk para santri korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, di Buduran, Sidoarjo yang masih dirawat
Sidoarjo,mili.id-Kapolresta Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Christian Tobing bersama Kasi Dokkes Polresta Sidoarjo AKP Rukwandi menjenguk para santri korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, di Buduran, Sidoarjo yang masih dirawat. Kunjungan dilakukan di RSUD R.T. Notopuro pada Rabu (8/10/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Sidoarjo menemui sejumlah santri yang masih menjalani perawatan, di antaranya Syehlendra Haical dan beberapa korban lainnya. Ia memberikan dukungan moral serta doa untuk kesembuhan para santri yang tengah dirawat.
Baca juga: Tangan Palsu untuk Nur Ahmad, Santri Surabaya Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny
“Alhamdulillah atas penanganan terbaik yang dilakukan oleh tim medis, kondisi korban yang dirawat di rumah sakit berangsur membaik. Semoga segera sehat dan lekas kembali ke rumah bersama keluarga,” ujar Kombes Pol. Christian Tobing.
Selain menyampaikan doa dan semangat, Kapolresta juga mengapresiasi dedikasi tim medis RSUD R.T. Notopuro yang telah memberikan perawatan optimal bagi para korban.
Baca juga: Jumlah Jenazah Korban Ponpes Ambruk yang Teridentifikasi Kini Jadi 34
Direktur Utama RSUD R.T. Notopuro, dr. Atok Irawan, yang turut mendampingi kunjungan tersebut, mengungkapkan bahwa dari empat santri yang dirawat, dua di antaranya dalam kondisi membaik dan segera diperbolehkan pulang.
“Nanti ada yang bisa rawat jalan yaitu Nur Ahmad dan Wahyudi. Kondisi Haical Alhamdulillah stabil, Saiful Rosi masih menjalani perawatan luka, namun kondisinya juga stabil,” jelas dr. Atok.
Baca juga: Polda Jatim Mulai Selidiki Unsur Pidana Tragedi Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny
Kunjungan Kapolresta ini menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap para korban serta bagian dari upaya memastikan penanganan pasca-musibah berjalan dengan baik. Diharapkan seluruh santri segera pulih dan aktivitas pondok dapat kembali berjalan normal.
Editor : Erwin Muhammad
