Khusnul Khotimah (kanan) saat memimpin rapat dengan Dispendik dan MKKS
Mili.id - Siswa MBR kelas VIII dan IX dipastikan segera menerima seragam sekolah, sementara untuk kelas VII masih menunggu data valid dari sekolah.
Begitu, kata Khusunul Khotimah, Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, usai rapat dengan Dispendik dan MKKS, petang tadi.
"Tetapi sudah mulai proses Untuk pemesanan (seragam itu)." kata Khusnul.
Khusnul berharap, dalam waktu dekat sekolah sudah siap menyajikan data kongkretnya, minimal minggu depan. Sembari memastikan jumlah data siswa MBR berapa?
"Tadi (memang) ada keluhan dari MKKS terkait penyedia yang ukuran besar, kemudian tidak semua penyedia itu menyediakan." ungkap politisi PDI-P tersebut.
Sebab penyedia, dalam menyediakan seragam sekolah mengacu pada Permendikbud, yaitu pesan di siplah, yang hendaknya juga menyediakan ukuran-ukuran besar. Sedangkan seragam sekolah, sambung Khusnul, masuk di Bopda
"Jadi sekolah diminta untuk membeli melalui siplah atau sistem informasi untuk pembelian barang dan jasa sesuai dengan Permendikbud. Nah siplahnya kemudian kita bisa lihat ketersediaannya." beber Khusnul.
Maka, pihaknya mendorong secepatnya anak-anak sudah menerima seragam. Namun, siswa MBR yang belum menerima, masih diberi kelonggaran. Karena pihak terkait belum menerima data kongkret, berapa jumlah siswa MBR pada tahun ajaran tahun baru ini.
"Ke depan PPDB, semisal aturan mainnya sesuai dengan Permendikbud. Maka mereka tetap mensosialisasikan terkait kuotanya." seru Khusnul.
Dengan demikian, tegas Khusnul, tidak ada lagi masyarakat yang mengira masih dimungkinkan diterima di sekolah favorit mereka. "Kan banyak yang kemudian masih mencoba mengurus MBR, ternyata jalur afirmasinya sudah penuh atau ditutup." demikian tandas Khusnul.
Baca juga: Wakil Ketua DPRD Desak Pemkot Surabaya Segera Evaluasi dan Sanksi Tegas Spa Bermasalah
Editor : Redaksi
