Wayang Babad Kartasura: Menghidupkan Sejarah, Merawat Budaya
Sabtu, 27 Sep 2025 13:48 WIBWayang Babad Kartasura, sebuah inovasi seni pertunjukan yang tidak sekadar hiburan, melainkan juga pelajaran sejarah yang hidup.
Wayang Babad Kartasura, sebuah inovasi seni pertunjukan yang tidak sekadar hiburan, melainkan juga pelajaran sejarah yang hidup.
Dalam pengelan cerita wayang kulit Lakon Pandawa Mbangun Ngamarta itu mengisahkan perjuangan Pandawa dalam membangun kembali Kerajaan Amarta, yang sarat filosofi tentang perjuangan, sinergi, dan pembangunan peradaban.
Pagelaran wayang ini didalangi oleh Ki Genit Santoso itu mengisahkan perjuangan dan tanggung jawab besar sebagai seorang pemimpin, dengan tema ‘Parikesit Jumeneng Ratu’.
Pertunjukan wayang yang menampilkan berbagai seniman, termasuk pelawak kondang Jawa Timur, Cak Percil Cs dan grup campursari Ngesthilaras dengan dalang Ki Yuwono.
Pagelaran wayang kulit dan ruwatan itu digelar pemkot untuk menyambut Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) Ke-731.
Salah satunya TPS yang berada di Desa Randu Putih, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.
Toni Harsono pengurus klenteng Hong San Kiong menjelaskan, pertunjukan wayang potehi ini memang sengaja digelar di klenteng dalam rangka merayakan tahun baru Imlek.
Bocah 10 tahun bernama asli Pasya Raskha Syailendra itu menyukai tiga sosok pewayangan, yaitu Gatotkaca, Antasena, dan Antareja.
Mereka memainkan tokoh-tokoh wayang kulit dengan gaya dan karakter yang berbeda-beda.
Pagelaran berlangsung meriah dan menarik banyak berbagai kalangan masyarakat untuk menonton
Pemerintah Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, menyelenggarakan serangkaian kegiatan pada Jumat malam (19/8/2022).