Kasus KDRT di Surabaya, Ini Tampang Suami yang Menghajar Istrinya
Sabtu, 23 Agu 2025 14:12 WIBTampang pelaku terlihat jelas ketika diinterogasi langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan.
Tampang pelaku terlihat jelas ketika diinterogasi langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan.
Berdasarkan keterangan yang dikumpulkan tim rescue, pengemudi saat itu menghindari seorang anak kecil yang menyeberang.
Pelaku berinisial AAS ditangkap Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya.
Wali Kota Eri Cahyadi ingin seluruh supeltas di Surabaya didata, dan akan diberi intervensi pekerjaan yang lebih layak.
Meski begitu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya M Machmud menegaskan agar pemkot tidak asal gusur atau menutup usaha itu.
Dalam perkembangan terbaru, penyidik berhasil mengamankan uang miliaran rupiah yang diduga terkait kasus tersebut.
“Peringatan ini bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga menjadi refleksi bagi seluruh institusi Polri untuk memperkuat komitmen dalam mengabdi dan memberikan pelayanan terbaik,” tegas Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.
"Daycare itu sudah ditutup karena perizinannya kurang dan tidak ada perizinannya. Setelah disanksi, langsung kita tutup," tegas Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
Mereka akan melakukan dengar pendapat bersama wakil rakyat terkait status pengelolaan parkir yang berada di halaman Mie Gacoan se Surabaya.
Sekretaris Dinas K-UKM dan Perdagangan Kota Surabaya, Awaludin Arief mengungkapkan, sedianya pemerintah daerah terus mendorong produk UMKM naik kelas, salah satunya melalui marketplace.
"Kesiapsiagaan adalah kunci untuk beradaptasi terhadap prediksi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem," tulis BMKG di akun Instagram resminya, Kamis (21/8/2025).
Salah satu momen paling memilukan terjadi pada Tahun 2024. Di mana saat itu korban sedang hamil 7 bulan, tapi tetap dianiaya suaminya.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi inspektur upacara Hari Juang Polri 2025.
Kepala DLH Surabaya, Dedi Irianto menyebut bahwa di TPS Terpadu nantinya juga akan dibangun stasiun pemisahan.
Dalam sambutannya, Jenderal Sigit mengatakan bahwa Hari Juang Polri bukan hanya sebagai peringatan sejarah, tetapi juga sebagai simbol dedikasi dan komitmen Polri untuk terus mengabdi dan memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa.