Dua Remaja di Surabaya Dibacok Kelompok Tak Dikenal Sepulang Ngopi
Kamis, 25 Jan 2024 19:26 WIBRombongan korban berjumlah 5 orang itu hendak pulang, usai ngopi di daerah Koblen, Bubutan, Surabaya.
Rombongan korban berjumlah 5 orang itu hendak pulang, usai ngopi di daerah Koblen, Bubutan, Surabaya.
Korban dinyatakan hilang tenggelam saat berenang dengan 7 temannya.
Korban dinyatakan hilang saat berenang dengan 7 temannya, usai bermain sepak bola di lapangan Desa Curahmalang, Sumobito.
Korban sempat menjalani rawat inap akibat penganiayaan ini.
Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M Fikser menyebut bahwa MP diamankan anggotanya saat ngelem di Taman 10 Nopember.
Saat ini 15 pesilat ini masih dalam pemeriksaan di Polresta Sidoarjo
Anggota Dewan Surabaya Herlina: Kalau bicara kenakalan remaja, maka sebenarnya banyak pihak yang perlu dilibatkan.
Kuat dugaan, mereka sedang sembunyi dari pencarian petugas.
Pelaku mencabuli korban dalam setahun terakhir.
Mereka diciduk petugas patroli gabungan Rayon 1 Polsek Simokerto, Bubutan dan Tambaksari.
"Jadi kita ini melaksanakan giat pengamanan tahun baru. Adik-adik tadi konvoi mulai batas Jembatan Suramadu sampai ke sini, simpang empat Kenjeran," terang Kapolsek Tambaksari, Kompol Imam Sholikin.
Kapolsek Lakarsantri, Kompol M. Akhyar menyebut bahwa 10 remaja itu dilakukan pembinaan dan dipanggil orangtuanya.
Kepala Satpol PP Surabaya, M. Fikser menjelaskan, Operasi Asuhan Rembulan juga terus dilakukan untuk menekan aksi kenakalan remaja di malam hari.
"Saat kami dalami, admin medsos Instagram masing-masing grup gangster yang berperan aktif dalam pembuatan konten medsos," kata AKBP Hendro Sukmono.
Faktor penyebab seorang remaja berperilaku menyimpang dari norma di masyarakat ialah lemahnya sosialisasi di lingkup keluarga.