Warga menunjukkan kondisi salah satu korban pembacokan di Surabaya (Foto: mili.id)
Surabaya - Dua remaja dibacok kelompok tak dikenal di Jalan Dupak depan Pusat Grosir Surabaya (PGS), sepulang ngopi, Kamis (25/1/2024).
Informasi yang diperoleh mili.id, pembacokan itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, saat rombongan korban hendak pulang usai ngopi di daerah Koblen, Bubutan, Surabaya.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi
Kedua korban asal Surabaya itu diketahui berinisial Ar (18) asal Kendangsari dan As (16), asal Gundhi, Bubutan.
Korban Ar mengalami luka bacok di kepala dan dirujuk ke RSU dr Soetomo. Begitu pula dengan korban As.
Peristiwa bermula sekitar pukul 04.00 WIB, saat korban bersama saksi berjumlah 5 orang pulang dari ngopi di Koblen. Mereka mengendarai tiga motor.
Namun setelah melewati rel kereta api di Jalan Dupak, depan PGS, kelompok yang mengendarai empat motor datang dari belakang dan langsung memepet korban. Saat itu, Ar yang mengendarai motor dan As dibonceng.
Pelaku tiba-tiba menyabetkan clurit ke arah As dan Ar. Setelah membacok kedua korban, kelompok itu menggeber motornya ke arah barat.
Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun
Sedangkan dua korban dibawa teman-temannya dibantu warga menuju Puskesmas Dupak. Namun keduanya dirujuk ke RSU dr Soetomo, Surabaya.
Pembacokan itu dibenarkan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono.
"Tim sudah kami terjunkan untuk mem-backup Polsek Bubutan untuk melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi pelakunya," ujar Hendro saat dikonfirmasi mili.id.
Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif
Sementara Kanit Reskrim Polsek Bubutan, Iptu Vian Wijaya membeberkan luka dua korban.
"Atas kejadian tawuran antar kelompok remaja Dupak dan Magersari di depan PGS, dua orang terluka akibat sabetan sajam di kepala dan bahu," jelas Vian.
"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman atas kejadian tersebut di-backup Satreskrim Polrestabes Surabaya," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
