Empat Pemuda di Kota Mojokerto Pesta Miras dan Membuat Gaduh
Kamis, 09 Jan 2025 15:37 WIBPolisi menerima laporan melalui Call Center 112 terkait adanya sekumpulan pemuda yang mabuk-mabukan di teras kafe.
Polisi menerima laporan melalui Call Center 112 terkait adanya sekumpulan pemuda yang mabuk-mabukan di teras kafe.
Sebelumnya polisi menangkap tiga pelaku yang masih dibawah umur.
Operasi ini akan terus digencarkan, sebagai bentuk upaya Pemkot Surabaya menciptakan kota yang aman dan kondusif.
Sebelum ditemukan tewas, korban menggelar pesta miras bersama teman-temannya.
Penertiban ini merupakan respons aduan yang diterima terkait peredaran miras yang dijual di sana.
Selain vila, operasi gabungan ini juga menyasar tempat hiburan malam di wilayah Canggu, Kabupaten Badung.
Banyuwangi menjadi kota pembuka pada Sabtu-Minggu, 14 sampai 15 Desember 2024.
Polisi menemukan kertas pembayaran atau bill.
Dua pemabuk diantaranya diketahui masih berstatus sebagai pelajar SMA di Situbondo.
Petugas juga menita barang bukti satu botol sisa miras oplosan, yakni arak yang dicampur dengan satu sachet minuman berenergi, dan empat motor milik para pemabuk tersebut.
Motor dan HP milik Korban Dijual oleh para pelaku, dan hasilnya digunakan untuk pestas miras.
Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan Paskibra SMKN 10 Surabaya.
Pelaku yang ditangkap lebih dulu ialah Arif yang bekerja sebagai tukang las, dirinya disergap setelah polisi memancing tersangka dengan pura-pura memesan pagar.
Insiden penyerangan yang diduga dipicu oleh perseteruan dengan kelompok pemuda lain, dan polisi yang menerima laporan masyarakat langsung menerjunkan Tim Respatti.
Keduanya digerebek ketika pesta sabu di Jalan Sawah Pulo, Surabaya.