Kedua pelaku dibekuk Tim Respatti Sat Samapta Polrestabes Surabaya.
Surabaya – Tim Respon Cepat Tindak (Respatti) Sat Samapta Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan dua pemuda yang terlibat penyerangan sebuah warung di Jalan Manyar, Surabaya, pada Rabu (9/10/2024) dini hari.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan melalui Kasat Samapta AKBP Teguh Santoso menjelaskan, insiden itu melibatkan sekelompok pemuda yang tengah konvoi usai pesta minuman keras.
Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun
Insiden penyerangan yang diduga dipicu oleh perseteruan dengan kelompok pemuda lain, dan polisi yang menerima laporan masyarakat langsung menerjunkan Tim Respatti.
"Menindaklanjuti aduan warga, Tim Respatti yang dipimpin oleh Aipda Anto Ibnu segera menuju lokasi kejadian dan melakukan penyisiran di sepanjang Jalan Manyar Surabaya," katanya.
Dalam penyisiran tersebut, kata AKBP Teguh, tim menemukan kurang lebih 40 pemuda yang konvoi, mereka langsung dikejar, dua orang berhasil diamankan di kawasan Jalan Gubeng.
Baca juga: Gerak Cepat Pemkot Surabaya Sidak Gion Spa, Management Kooperatif
"Kedua pemuda yang ditangkap tersebut adalah Fernando (18), warga Kedinding Lor, dan Ahmad Rizeki K (20), warga Tanah Merah Utara," ungkapnya
Teguh menjelaskan, berdasarkan pengakuan pelaku, kelompok tersebut sebelumnya berkumpul di sebuah warung di daerah Rungkut, sebelum konvoi dan melakukan penyerangan, mereka pesta minuman keras terlebih dahulu.
"Dari tangan keduanya, Tim Respatti mengamankan barang bukti berupa dua unit handphone, satu unit motor, dan sebatang bambu yang diduga digunakan dalam penyerangan. Kedua pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Polsek Mulyorejo untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," paparnya.
Baca juga: Cegah Jukir Tidak Resmi, Dishub Surabaya Tempel Foto Petugas di 819 Titik Parkir
Sementara Kasi Humas AKP Haryoko Widhi menegaskan, polisi akan menindak tegas segala bentuk gangguan keamanan, terutama tawuran.
"Kepolisian Polrestabes Surabaya akan melakukan penyisiran secara berkala untuk menjaga ketertiban di wilayah Surabaya, dan mencegah tindakan anarkis seperti ini terulang kembali," pungkasnya.
Editor : Aris S
