Terungkap di Pengadilan, Pejabat Bea Cukai Kembalikan Uang Rp1 Miliar dan Mazda ke KPK
Rabu, 03 Jun 2026 21:36 WIBTerungkap di Pengadilan, Pejabat Bea Cukai Kembalikan Uang Rp1 Miliar dan Mazda ke KPK
Terungkap di Pengadilan, Pejabat Bea Cukai Kembalikan Uang Rp1 Miliar dan Mazda ke KPK
Pengusaha Petshop Surabaya Gugat J&T Cargo Rp3,6 Miliar, Paket Pakan Kucing Diduga Ditukar Pasir dan Kerikil
Hakim Bersikukuh Andrie Yunus Bersaksi, Sidang Bisa Digelar di Rumah Sakit
Hakim Kasus Mantan Ibu Negara Korsel Tewas Mendadak
Sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM Andrie Yunus mulai membuka tabir gelap di balik aksi brutal tersebut.
Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mengonfirmasi kaburnya tersangka kasus penyelundupan 58 kilogram narkotika jenis sabu berinisial MA alias Alung dari ruang penyidikan Direktorat Reserse Narkoba. Insiden tersebut berujung pada pemberian sanksi terhadap seo
Sidang lanjutan perkara narkotika yang menjerat aktor Ammar Zoni di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026), berlangsung emosional.
Sidang lanjutan perkara perceraian komedian Boiyen atau Yeni Rahmawati dengan suaminya, Rully Anggi Akbar, ditunda setelah kedua belah pihak tidak menghadiri persidangan yang digelar di Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (3/2/202
Gugatan perdata terhadap penyanyi Denada Tambunan terkait dugaan penelantaran anak kandung masih terus bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi.
Menurut pembela, meskipun tercatat sebagai Direktur Utama PT Sumber Hidup Chemindo (PT SHC) secara administratif, namun tidak lagi aktif mengurus kegiatan perusahaan sejak tiga tahun terakhir.
Setelah menganiaya ayahnya hingga tewas, Abner justru meninggalkan ayahnya sendirian.
Tuntutan ini diberikan setelah Nikita telah terbukti melakukan tindak pidana pemerasan disertai ancaman dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Abner menghentikan motor lalu menyikut wajah ayahnya. Korban jatuh, kepalanya menghantam beton, dan meninggal di lokasi kejadian.
Putusan majelis hakim ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Estik Dilla Rahmawati yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana 1 tahun 4 bulan penjara.
Tuntutan itu diberikan atas kasus dugaan penggelapan besi milik PT Nusa Indah Metalindo dengan kerugian mencapai Rp6,2 miliar.