Kakek Jember Tewas ketika Mandi di Saluran Irigasi
Jumat, 07 Mar 2025 03:01 WIBKapolsek Mayang Iptu Sugeng Romdoni, ketika kali pertama ditemukan kondisi tubuh korban belum kaku, diduga korban meninggal belum terlalu lama.
Kapolsek Mayang Iptu Sugeng Romdoni, ketika kali pertama ditemukan kondisi tubuh korban belum kaku, diduga korban meninggal belum terlalu lama.
Korban dilaporkan hilang selama lima hari.
Dari keterangan pihak kelurga, korban dikenal sebagai sosok pekerja keras, diduga korban kelelahan ketika memotong bambu untuk mmbuat pagar pesanan pelangganya.
Begitu mendapat laporan seorang kakek meninggal di rumahnya, petugas Polsek Panji langsung meluncur ke lokasi kejadian.
Saat terjadinya kebakaran si kakek tidak bisa menyelamatkan diri.
"Kedalaman sumur lima meter, di mana hampir setengahnya berisi air," ujar Koordinator Pos SAR Jembrana, Dewa Hendri.
Tiga tersangka mempunyai peran masing-masing ketika menghabisi korban.
"Ada memar pada bagian tangan, dada, dan beberapa bagian tubuh lainnya," beber Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Abid Uais Al Qarni Aziz.
Mayat kakek 71 tahun itu ditemukan terkubur di kedalaman 40 meter.
Korban ditemukan warga dalam posisi duduk dekat pintu kandang ayam miliknya yang dikelilingi seng dan asbes.
Kakek itu meninggal saat ribuan warga berebut gunungan hasil bumi (ancak) dalam acara tradisi sedekah bumi atau selametan di desa tersebut.
Korban membeli solar berjalan kaki menyeberangi rel kereta api. Setelah itu, korban berjalan di atas rel menuju sawahnya.