Kesaksian Warga saat Ledakan Terjadi di Mako Brimob Polda Jatim
Senin, 04 Mar 2024 14:08 WIB"Jarak rumah lumayan dekat, sekitar 80 meteran dari mako," ungkap Johan.
"Jarak rumah lumayan dekat, sekitar 80 meteran dari mako," ungkap Johan.
"Ini murni kecelakaan yang tidak diduga, dari sisa-sisa bahan peledak," tegas Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto.
"Alhamdulillah sementara tidak ada korban jiwa," ungkap Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto.
"Jenis bom yang meledak masuk dalam kategori low explosive," ungkap Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto.
"Ledakan berasal dari sisa-sisa temuan bahan peledak yang akan dimusnahkan atau didisposal," jelas Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto.
Ledakan itu, tepatnya terjadi di Kantor Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim.
Dinas Pemadam dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya menerjunkan satu unit armada pemadam untuk menjinakkan api.
Kepala Desa Kareng Kidul, Ahmad Suladi mengatakan, ada 560 paket benih padi hibrida digelontorkan kepada petani setempat melalui program dana desa.
Kunjungan yang dilakukan pada Kamis (22/2/2024) tersebut dilakukan dalam rangka mempersiapkan partisipasi Indonesia pada Tripoli International Fair (TIF) ke-50.
Modusnya, para tersangka melempar potongan besi ke luar pabrik dari bagian belakang pabrik.
Karyawan pabrik garmen tewas tertabrak truk di Jalan Gus Dur Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.
"Waktu proses pembakaran, api terlalu besar mungkin karena angin kencang. Sampai akhirnya membakar bagian atap," ungkap saksi.
Korban dalam kondisi sakit itu tidak bisa menyelamatkan diri dan terjebak di lantai dua.
"Bonek menunjukkan kerendahan hati dengan membantu dan memastikan pertandingan berjalan aman dan lancar," ujar Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Akhmad Yusep Gunawan.
HRD CV Anugerah Alam Abadi, Risqi Candra menjelaskan kronologi kejadian.