Bibit Padi Hibrida Desa Kareng Kidul, Probolinggo Jadi Solusi saat Harga Beras Mahal

Bibit Padi Hibrida Desa Kareng Kidul, Probolinggo Jadi Solusi saat Harga Beras Mahal © mili.id

Pembagian bibit padi hibrida ke petani di Desa Kareng Kidul, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo (Foto: Pemerintah Desa Kareng Kidul)

Probolinggo - Mahalnya harga beras membuat pemerintah desa di Kabupaten Probolinggo harus menjaga ketahanan pangan.

Salah satu caranya yaitu menggelontor ratusan paket benih padi hibrida ke petani Desa Kareng Kidul, Kecamatan Wonomerto.

Baca juga: Ketahanan Pangan dari Pekarangan Bhabinkamtibmas Ajak Warga Lidah Wetan Budidaya Singkong

Kepala Desa Kareng Kidul, Ahmad Suladi mengatakan, ada 560 paket benih padi hibrida digelontorkan kepada petani setempat melalui program Dana Desa (DD), meski pada awalnya petani alergi dengan bantuan benih padi hibrida tersebut.

"Awalnya memang alergi, karena dari pengalaman sebelumnya kalau bibit bantuan seperti ini hasilnya tidak bagus. Sehingga banyak yang tidak menerima, dan meskipun diterima tapi tidak dimanfaatkan. Oleh karena itu sekarang kami buktikan dengan hasil padinya," ungkap Suladi, Jumat (23/2/2024).

Baca juga: Prabowo Soroti Peran TNI-Polri dalam Ketahanan Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo

Suladi berharap ke depannya masyarakat Desa Kareng Kidul, khususnya untuk petani di Kabupaten Probolinggo agar tidak alergi lagi menerima bantuan dari pemerintah. Sebab, tujuan dari bantuan tersebut, agar perekonomian petani tetap stabil.

"Tujuannya kami sebagai pemerintah desa, ingin membantu masyarakat supaya harga beras yang saat ini mahal bisa menurun dan bisa menstabilkan ekonomi masyarakat. InsyaAllah di Tahun 2024, program ini akan kami lanjutkan," ungkap Suladi.

Baca juga: Hari Bhayangkara ke -80, Polres Probolinggo Salurkan Bantuan Alat Pertanian dan Droping 10 Ribu Liter Air Bersih di Banyuanyar

Sementara Camat Wonomerto, Ali Kusno mengatakan bahwa program ketahanan pangan ini merupakan inisiatif Pemerintah Desa Kareng Kidul melalui DD 2023. Dan terbukti, dari penyaluran bibit padi hibrida tersebut sangat memuaskan dan jadi bibit padi unggulan.

"Harapannya melalui program ketahanan pangan ini, kepala desa bisa memberikan yang terbaik kepada masyarakat Kareng Kidul khususnya untuk lebih meningkatkan produktivitas pertaniannya, sehingga bisa memberi hasil yang bermanfaat," pungkas Ali Kusno.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait