Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto soal ledakan di Mako Brimob (Foto: Ist)
Surabaya - Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto menepis adanya informasi bahwa ada aksi bunuh diri anggota dalam peristiwa ledakan di Mako Brimob Jalan Gresik Surabaya.
"Sementara tidak ada (informasi anggota tewas bunuh diri). Ini murni kecelakaan yang tidak diduga, dari sisa-sisa bahan peledak," tegas Imam, Senin (4/3/2024).
Baca juga: ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya Hadirkan "Fraktal", Pameran yang Mengajak Menyelami Bentuk dan Warna
Menurut Imam, ledakan itu tidak menyebabkan korban jiwa.
"Alhamdulillah sementara tidak ada korban jiwa. Kerugian materiil kantor, sama satu mobil GranMax yang berisi perlengkapan untuk meledakan," ungkapnya.
Ledakan itu terjadi di Kantor Subden Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jatim, sekitar pukul 10.19 WIB.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Amankan 192 Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Dua Bulan Operasi
"Ledakan berasal dari sisa-sisa temuan bahan peledak yang akan dimusnahkan atau didisposal. Masuk dalam kategori low explosive," ungkap Imam.
Tim dari Gegana, Polda Jatim dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak sedang melakukan olah TKP di lokasi.
Baca juga: Kejari Surabaya Tangkap Ibu-Anak Buron Korupsi Rp4,75 Miliar, Buron Empat Tahun
"Tim sedang bekerja, dari Labfor didampingi oleh Gegana sendiri sedang olah TKP, termasuk dibackup Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak," pungkas Imam.
Sementara Jalan Gresik disterilkan untuk proses identifikasi dan olah TKP. Sedangkan Mako Brimob tampak dipasangan garis polisi.
Editor : Narendra Bakrie
