Khofifah-Emil Dardak Pamit, Sampaikan Sederet Pesan ke Jajaran Pemprov Jatim

Khofifah-Emil Dardak Pamit, Sampaikan Sederet Pesan ke Jajaran Pemprov Jatim © mili.id

Khofifah dan Emil Dardak berpamitan ke jajaran Pemprov Jatim (Foto: Biro Administrasi Pimpinan/mili.id)

Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar apel terakhir bersama ASN di kantornya Jalan Pahlawan No. 110 Surabaya, Senin (12/2/2024).

Hari ini menjadi hari terakhir Khofifah menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur bersama wakilnya Emil Elestianto Dardak untuk periode pertama.

Baca juga: Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Tanam Tebu Serentak Program Bongkar Ratoon di Malang, Genjot Produktivitas dengan Target 54.897 Hektar di Tahun 2026

"Hari ini tanggal 12 Februari adalah hari terakhir kepemimpinan kami, saya dan Pak Emil untuk periode ini," terang Khofifah saat memimpin apel.

Khofifah menyampaikan terima kasihnya kepada jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim yang telah mendukungnya menjalankan pemerintahan. Katanya, banyak yang telah dilakukan seluruh pimpinan dan pegawai untuk mengantarkan Jawa Timur meraih berbagai prestasi.

Khofifah dan Emil Dardak berpamitan ke jajaran Pemprov JatimKhofifah dan Emil Dardak berpamitan ke jajaran Pemprov Jatim

"Saya menyampaikan terima kasih atas seluruh dedikasi, kerja keras, kebersamaan, bentuk perjuangan dan pengorbanan semuanya hingga Jawa Timur pada pencapaian prestasi-prestasi yang luar biasa," tutur Khofifah.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga meminta agar semua jajaran Pemprov Jatim menjaga seluruh kinerja terbaiknya, agar seluruh prestasi dan capaian yang telah diraih tetap bisa dipertahankan.

Setidaknya terdapat 738 penghargaan dari berbagai sektor yang telah diraih Pemprov Jatim selama 5 tahun terakhir di bawah kepemimpinan Khofifah dan Emil Dardak.

Industri manufaktur Jatim pada Mei ini akan tembus 35%, dan siswa siswi SMA Jatim juga menjadi yang tertinggi diterima di perguruan tinggi negeri di Indonesia sejak Tahun 2020.

Lalu sektor pertanian juga menuai prestasi sejak Tahun 2020 menjadi provinsi dengan produksi padi tertinggi secara nasional dan berbagai prestasi di sektor lainnya.

Khofifah dan Emil Dardak berpamitan ke jajaran Pemprov JatimKhofifah dan Emil Dardak berpamitan ke jajaran Pemprov Jatim

Khofifah menyebut bahwa segala capaian tersebut adalah buah dari kerja keras semua jajaran Pemprov Jatim, utamanya semua yang ada di front liner pelayanan kepada masyarakat. Seperti pelayanan pendidikan, kesehatan, perijinan terpadu satu pintu juga para pendamping dan para penyuluh pertanian.

"Sampaikan salam dan terima kasih kami kepada para petani, kepada para pendamping dan penyuluh pertanian yang memberikan dedikasi luar biasa untuk menjaga ketahanan pangan nasional melalui sektor pertanian di Jawa Timur dan juga sektor-sektor lain," ungkap dia.

Baca juga: Jawa Timur Terima Penghargaan KPK RI; Gubernur Khofifah : Bukti Komitmen Wujudkan Implementasi E-Learning ASN Berintegritas

Di sisi lain, Khofifah berharap semua pihak di lingkup Pemprov Jatim terus mengawal dan menyelesaikan beberapa hal yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR). Seperti penyerahan tanah dari Kementerian PUPR untuk pembangunan Indonesia Islamic Science Park (IISP) di kaki Jembatan Suramadu sisi Madura, juga pembangunan Sustainable Urban Mobility Plan yang akan dibangun untuk wilayah Surabaya Raya, Lamongan, Tuban dan Jombang.

"Karena feasibility studynya April ini akan selesai, dan kalau April ini selesai, pembangunannya bisa sesegera mungkin kita lakukan," ujarnya.

Khofifah dan Emil Dardak berpamitan ke jajaran Pemprov JatimKhofifah dan Emil Dardak berpamitan ke jajaran Pemprov Jatim

"Ada hal-hal yang memang Masih harus terus didorong untuk bisa mencapai pada titik yang diharapkan bisa memberikan kebermanfaatan lebih luas," imbuh Khofifah.

Dia juga meminta seluruh jajaran Pemprov Jatim meneruskan membaca salawat dan menyantuni anak yatim yang selama 5 tahun ini telah menjadi tradisi di hampir setiap agenda. Menurutnya, hal itu bagian dari ikhtiar spiritual untuk meraih keberkahan dan capaian prestasi di Jawa Timur.

"Ini penting. Pancasila sila ketuhanan yang maha esa tidak sekedar dihafal tapi juga diamalkan. Kita mencoba mengamalkan itu antara lain tiap kegiatan yang sekarang lihat ada santunan yatim, ada sholawat. Saya mohon diteruskan para Bapak Ibu sekalian dan terutama PJ Gubernur nanti tolong diteruskan," pintanya.

Khofifah kembali mengajak untuk menjaga Jawa Timur menjadi provinsi yang guyub, rukun, aman, damai dan kondusif. Ia meminta semua tetap menjaga segala apa yang baik dan meninggalkan yang kurang baik.

Baca juga: Khofifah Ajak Gereja Perkuat Pembinaan Generasi Muda, Soroti Ancaman Pinjol dan Kesehatan Mental

"Teruskan apa-apa yang baik dan tinggalkan yang kurang baik, mari kita menjaga persaudaraan, jaga Jawa Timur tetap rukun, aman, damai, dan kondusif, saya dan Pak Emil pamit," ungkapnya Khofifah.

Sementara Emil Elestianto Dardak juga menyampaikan terima kasih dan permohonan maafnya selama menjalankan tugas mendampingi Khofifah dan bekerja sama dengan keluarga besar Pemprov Jatim.

Menurutnya, selama 5 tahun terakhir kultur CETTAR yaitu cepat, efektif, tanggap, transparan, akuntabel dan responsif telah dijalankan di hampir semua lini oleh jajaran Pemprov Jatim.

"Saya atas nama pribadi menyampaikan Terima kasih atas dukungan Ibu Bapak sekalian seluruh keluarga besar Pemprov Jawa Timur kita merasakan selama 5 tahun genap membangun chemistry," ujar Emil Dardak.

Emil Dardak menambahkan, berbagai keberhasilan yang diraih Jawa Timur sampai saat ini berkat leadership Gubernur Khofifah. Untuk itu, ia mendoakan agar Khofifah selalu diberikan kemudahan, kelancaran dalam segala ikhtiar yang dilakukan.

"Kepemimpinan beliau masih sangat dibutuhkan di negara yang kita cintai ini. Saya sekaligus mewakili istri saya untuk menyampaikan terimakasih dan permohonan maaf karena selama ini juga membantu ibu gubernur," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait