Ribuan Mahasiswa Kepung Grahadi, Suarakan 16 Tuntutan untuk Pemerintah

Ribuan Mahasiswa Kepung Grahadi, Suarakan 16 Tuntutan untuk Pemerintah © mili.id

Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya memadati kawasan depan Gedung Negara Grahadi, Rabu (17/6/2026)

Mili.id – Gelombang kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah kembali menggema di Kota Pahlawan. Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya memadati kawasan depan Gedung Negara Grahadi, Rabu (17/6/2026), dalam aksi demonstrasi besar-besaran yang menjadi bagian dari gerakan serentak mahasiswa di sejumlah daerah di Indonesia.

Sejak pukul 14.00 WIB, massa dari berbagai kampus seperti Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Airlangga (Unair), UIN Sunan Ampel (Uinsa), Universitas Bhayangkara (Ubhara), Universitas 17 Agustus 1945 (Untag), serta kampus lainnya mulai membentuk barisan di sepanjang Jalan Gubernur Suryo.

Baca juga: Gelombang Demo Mahasiswa Warnai Jakarta Hari Ini, Soroti BBM hingga RUU Polri

Dengan membawa spanduk, poster, dan pengeras suara, para mahasiswa bergantian menyampaikan orasi yang menyoroti kondisi ekonomi nasional, dugaan praktik korupsi, hingga kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Suasana aksi berlangsung penuh semangat. Sejumlah mahasiswa tampak mengangkat poster berisi kritik terhadap pemerintah, termasuk menampilkan kembali pernyataan Presiden RI beberapa tahun lalu terkait kondisi ekonomi nasional sebagai bentuk sindiran terhadap situasi saat ini.

Aksi tersebut merupakan respons atas berbagai persoalan yang dianggap semakin membebani masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu isu yang paling banyak disorot. Para demonstran menilai program tersebut perlu dievaluasi karena dianggap berpotensi membebani keuangan negara di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

Baca juga: Polda Metro Jaya: Bundaran HI Bukan Lokasi yang Diperuntukkan untuk Aksi Demonstrasi

Di sisi lain, aparat kepolisian telah melakukan pengamanan ketat sejak siang hari. Personel gabungan disiagakan di sekitar Gedung Grahadi dengan dukungan kendaraan taktis (rantis). Akses utama di Jalan Gubernur Suryo juga disterilkan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama aksi berlangsung.

Dalam demonstrasi tersebut, mahasiswa membawa sedikitnya 16 tuntutan, mulai dari penguatan independensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset dan RUU Masyarakat Adat, hingga penolakan terhadap berbagai bentuk militerisme dan tindakan represif terhadap masyarakat sipil.

Baca juga: Aksi Demo di DPRD Maluku Berjalan Damai

Selain itu, mereka juga mendesak pengusutan dugaan korupsi dalam program MBG, kasus penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) palsu, penghentian proyek-proyek yang dinilai merusak lingkungan, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, hingga jaminan kebebasan pers sebagai salah satu pilar utama demokrasi.

Aksi yang berlangsung di depan Grahadi ini menjadi salah satu demonstrasi mahasiswa terbesar di Surabaya dalam beberapa bulan terakhir. Melalui suara lantang dari jalanan, para mahasiswa berharap pemerintah lebih responsif terhadap berbagai persoalan yang mereka anggap mendesak dan menyentuh langsung kepentingan masyarakat luas.

Editor : Muhammad



Berita Terkait