Tradisi sakral Bedol Pusaka kembali digelar sebagai penanda dimulainya rangkaian perayaan Grebeg Suro 2026 di Kabupaten Ponorogo.
Mili.id – Tradisi sakral Bedol Pusaka kembali digelar sebagai penanda dimulainya rangkaian perayaan Grebeg Suro 2026 di Kabupaten Ponorogo. Prosesi yang sarat nilai sejarah dan budaya ini menjadi simbol penghormatan masyarakat terhadap asal-usul berdirinya Bumi Reog.
Dalam prosesi tersebut, tiga pusaka daerah diarak dari Pendopo Agung Ponorogo menuju Kota Lama Ponorogo yang berada di Kompleks Makam Batoro Katong. Arak-arakan berlangsung khidmat dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, tokoh adat, serta masyarakat yang turut menyaksikan perjalanan pusaka menuju lokasi bersejarah tersebut.
Baca juga: Polres Ponorogo Sahabat Petani, Dampingi Warga Wujudkan Swasembada Pangan
Bedol Pusaka bukan sekadar seremoni tahunan. Tradisi ini menjadi pengingat akan perjuangan dan warisan para pendiri Ponorogo, khususnya Batoro Katong yang dikenal sebagai tokoh penting dalam sejarah lahirnya kabupaten tersebut.
Baca juga: Polres Ponorogo Intensifkan Patroli Cegah Penimbunan Pangan dan BBM
Setibanya di Kota Lama, pusaka-pusaka tersebut akan disemayamkan selama satu malam. Prosesi ini menjadi bagian dari rangkaian ritual yang telah diwariskan secara turun-temurun dan terus dijaga kelestariannya oleh masyarakat Ponorogo.
Setelah bermalam di kompleks bersejarah tersebut, ketiga pusaka akan kembali diarak dalam agenda Kirab Pusaka, salah satu acara utama dalam perayaan Grebeg Suro yang selalu menarik perhatian warga maupun wisatawan.
Baca juga: Perempuan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumah Terkunci di Ponorogo
Grebeg Suro sendiri merupakan agenda budaya tahunan yang menjadi identitas Kabupaten Ponorogo. Selain menampilkan tradisi adat, perayaan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai sejarah, budaya, dan kebersamaan masyarakat di kota yang dikenal sebagai tanah kelahiran seni Reog Ponorogo.
Editor : Redaksi
