Wisatawan Korea Selatan Tewas Usai Jatuh dari Tebing di Bukit Kingkong Bromo Pasuruan

Wisatawan Korea Selatan Tewas Usai Jatuh dari Tebing di Bukit Kingkong Bromo Pasuruan © mili.id

Jasad korban setelah berhasil dievakuasi. (Ist for Mili.id)

Pasuruan - Seorang wisatawan asing asal Korea Selatan bernama Qiao Junkai (31) yang berkunjung ke Bukit Kingkong kawasan taman nasional Gunung Bromo, jatuh terpeleset ke jurang curam dan meninggal dunia.

Curamnya tebing di lokasi kejadian yang berada di Desa Winokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan itu, membuat proses evakuasi peristiwa yang terjadi pada Senin (29/1/2024) lalu itu berlangsung dramatis.

Baca juga: Satresnarkoba Polres Pasuruan Bongkar Peredaran Sabu, Tiga Pengedar Dibekuk dalam Waktu Lima Hari PASURUA

"Tebing yang curam membuat proses evakuasi jasad korban berlangsung sulit," jelas Kapolsek Tosari, Polres Pasuruan, AKP Deddy Suryo Cahyono, Sabtu (3/2/2024).

Deddy menerangkan jika wisatawan asal negara Korea Selatan itu masuk ke kawasan wisata Gunung Bromo pada Senin (29/1) pukul 02.00 dini hari melalui pintu masuk Kabupaten Probolinggo.

Kemudian setelah itu, korban menuju ke bukit kingkong dengan berjalan kaki untuk mencari spot mendokumentasikan pemandangan Gunung Bromo.

Baca juga: Polres Pasuruan Ukir Prestasi di Polda Jatim, Juara II Tertib Administrasi Pelaporan DORS Dan Ungkap Kasus

Namun ketika usai mengambil foto, korban berjalan di tebing perbukitan yang curam dan kemudian jatuh terpeleset.

Seorang tukang ojek yang mengetahui kejadian tersebut langsung mencari bantuan dan melapor ke petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan Polsek Tosari.

"Setelah proses pencarian, pukul 06.00 WIB korban ditemukan meninggal dunia di kedalaman kurang lebih 200 meter dari atas tebing. Proses evakuasi memakan waktu 6 jam," ungkapnya.

Baca juga: Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pasuruan: Jangan Lakukan Pelanggaran yang Turunkan Kepercayaan Masyarakat

Setelah proses evakuasi jasad korban kemudian dikirim ke RSUD Bangil dan kemudian diambil oleh Konsulat Jenderal Negara Korea Selatan untuk pemulangan jenazah.

"Barang-barang korban yang diamankan saat itu ada drone, HP Iphone 2 unit, pasport, visa, sepatu, baju dan jaket," tandasnya.

Editor : Achmad S



Berita Terkait