Dirlantas Polda Jatim Kombes Iwan Saktiadi
Mili.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) akan melakukan penyekatan di sejumlah wilayah guna mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, termasuk potensi pelaksanaan takbir keliling yang telah diimbau untuk tidak dilakukan.
Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Jawa Timur Kombes Iwan Saktiadi mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pengamanan menghadapi dinamika kegiatan masyarakat yang meningkat dalam satu hingga dua hari menjelang Lebaran, termasuk perayaan Idulfitri yang lebih dahulu ditetapkan oleh Muhammadiyah pada Jumat (20/3/2026).
Baca juga: Warga Soroti Aktivitas Tambang Diduga Belum Berizin di Blitar, Minta Aparat Lakukan Pemeriksaan
Menurut Iwan, pemerintah telah mengimbau masyarakat agar pelaksanaan takbir dilakukan di lingkungan masing-masing dan tidak dilakukan secara konvoi atau berkeliling.
“Takbir setelah diimbau pemerintah untuk dilaksanakan tidak secara berkeliling. Artinya di tempat-tempat masing-masing mengantisipasi munculnya hal yang tidak diinginkan, contoh kecelakaan,” kata Iwan kepada wartawan di Mapolda Jatim, Kamis (19/3/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan takbir keliling berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan keselamatan, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga gesekan antar kelompok masyarakat di jalan.
Baca juga: Polda Jatim Tahan Tiga Tersangka Pengeroyokan di Tempat Hiburan Malam, Penyidikan Terus Dikembangkan
“Di beberapa tempat juga bahkan memunculkan adanya gesekan di jalan, sehingga terjadi tawuran seperti itu,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polda Jatim menyiapkan pengamanan melalui penyekatan serta pengawasan lalu lintas di berbagai titik strategis. Sebanyak 168 pos pengamanan (Pos Pam), 42 pos pelayanan, serta 24 pos terpadu disiagakan guna mengawal aktivitas masyarakat selama periode Lebaran.
Baca juga: JPO Tendean Nyaris Roboh Ditabrak Truk Alat Berat, Bina Marga Putuskan Dibongkar
“168 Pos Pam, 42 Pos Pelayanan dan 24 Pos Terpadu juga melaksanakan hal yang sama. Ini mengantisipasi kegiatan-kegiatan masyarakat,” jelasnya.
Polda Jatim berharap masyarakat dapat merayakan malam takbiran secara tertib dan aman dengan mengikuti imbauan pemerintah, sehingga perayaan Idulfitri dapat berlangsung kondusif di seluruh wilayah Jawa Timur.
Editor : Redaksi
