Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin (Foto: Zain Ahmad/mili.id)
Surabaya, mili.id - Puncak arus mudik Lebaran 2025 di Jawa Timur diprediksi berlangsung pada tanggal 27-28 Maret 2025 atau H-4.
"Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada H-4 lebaran. Sebab, pada 28 Maret 2025 pukul 17.00 WIB, jalur penyeberangan dari Ketapang ke Gilimanuk akan ditutup, karena ada Hari Raya Nyepi," jelas Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin, Minggu (24/3/2025) malam.
Baca juga: Imigrasi Jatim Berhasil Amankan Pekerja Ilegal Asal China, Gunakan Visa Pra-Investasi
Untuk mengantisipasi padatnya arus lalu lintas, Komarudin menegaskan telah melakukan kordinasi dengan beberapa pihak untuk mengatur lancarnya jalur yang akan dilewati pemudik yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi.
"Kami sudah berkoordinasi dengan semua pihak untuk memberikan pelayanan kepada saudara kita yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri maupun Hari Raya Nyepi dengan menerjunkan 15.321 personil," tegasnya.
Baca juga: Pemprov Jatim Luncurkan Beasiswa 2026, Siapkan 1.100 Kuota hingga Doktor dan Al-Azhar Mesir
Komarudin menyebut, untuk arus mudik dari Pulau Bali ke Jawa Timur hingga kemarin, Sabtu 22 Maret 2025, tercatat ada sebanyak 40 ribu kendaraan yang masuk.
Sementara untuk arus keluar yang menuju ke Pulau Bali, tercatat ada sebanyak 5 ribu kendaraan.
Baca juga: Expo Konstruksi Jatim 2026 Digelar, Tampilkan Inovasi Teknologi dan Material Bangunan Masa Depan
"Hari Raya Idul Fitri tahun ini yang bersamaan dengan Hari Raya Nyepi, mulai terlihat arus lalu lintas di mana sebanyak 40 ribu kendaraan sudah masuk ke Pulau Jawa. Sementara saudara kita yang menuju ke Bali terdapat 5 ribu kendaraan," tandasnya.
Editor : Narendra Bakrie
