Anggota Satpolairud Polres Situbondo mengevakuasi lumba-lumba yang terdampar di Pantai Kerapu (Foto: Ist)
Situbondo, mili.id - Lumba-lumba yang terdampar di Pantai Kerapu, Situbondo menjadi tiga ekor.
Dari tiga ekor lumba-lumba jenis orcaella yang terdampar di pantai wilayah Dusun Gundil, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo itu, dua di antaranya mati.
Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026
Kasat Polairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukardimayasa menyatakan, tiga ekor lumba-lumba itu ditemukan pada waktu berbeda. Satu ekor ditemukan pukul 07.00 WIB dan dua lainnya pada pukul 14.00 WIB, Kamis (9/1/2025).
"Yang ditemukan pagi kondisinya ada luka di bagian kiri. Terus dua lagi ditemukan sore," ujar Gede Sukarmadiyasa.
Dia membeberkan, dua ekor lumba-lumba yang ditemukan sore, satu di antaranya mati. Sedangkan satu lainnya yang masih hidup, langsung berenang ketika dibawa ke tengah laut.
Baca juga: Polres Situbondo Amankan Komplotan Pelaku Curas Moncel
Gede mengatakan, untuk lumba-lumba yang mati langsung dikubur di tepi pantai.
"Awalnya kondisinya masih hidup. Namun akhirnya mati sehingga langsung kami kubur di pinggir pantai," tambahnya.
Baca juga: Polres Situbondo Tambah Pos Pelayanan di Pelabuhan Jangkar untuk Pemudik
Gede menduga tiga ekor lumba-lumba tersebut masih satu koloni. Mereka terdampar, diduga akibat arus kuat di tengah laut yang membawanya ke pantai.
"Diduga karena kondisi angin dan arus yang kuat, sehingga tiga ekor lumba-lumba tersebut terdampar di Pantai Wisata Kerapu ini," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
