Polisi saat mengamankan sopir truk yang sempat kabur karena takut dimassa warga. (Istimewa)
Mojokerto - Wawan Ardianto (28) berhasil diamankan Polsek Pungging karena berupaya kabur setelah menabrak ibu dan anak hingga terluka parah dan tewas di Jalan Raya Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.
Korban MS (45) tewas di lokasi dan anaknya AS (14) warga Desa Ngrame, Kecamatan Pungging sempat dilarikan ke RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari. Namun nyawanya tak tertolong.
Kapolsek Pungging IPTU Selimat menjelaskan, sopir yang merupakan warga Desa Kepuhpandak, Kecamatan Kuterejo, Kabupaten Mojokerto ini berusaha kabur lantaran takut di amuk masa.
"Iya betul (takut dihakim masa)," tegas IPTU Selimat pada mili.id, Sabtu (21/9/2024).
Iptu Selimat menjelaskan, sopir berhasil diamankan setelah pihaknya melakukan olah TKP bersama Unit Laka Lantas Polres Mojokerto. Dan melakukan pengecekan dan pemeriksaan CCTV yang ada di sekitar TKP.
Adanya kecocokan setelah dilakukan pengecekan di kendaraan dump truck Nopol S 9973 NH, adanya kondisi pecah lampu sebelah kanan, hingga goresan pada pintu.
"Di temukan rekaman CCTV dari Pabrik benang PT Jelita dan Pabrik Kertas PT Karta Rajasa, dimana petugas menemukan ciri-ciri kendaraan penabrak yang melarikan diri yaitu jenis warna bak merah dengan ciri ada stiker tangan di kaca samping kiri," ujarnya.
Usai mendapatkan informasi rinci itu, lanjut IPTU Selimat, diketahui kendaraan truck itu biasa melintas di wilayah Kecamatan Kutorejo.
Petugas Polsek Pungging bergegas menyelidiki dan sekirar pukul 12.30 WIB kendaraan berhasil diamankan."Dilakukan penangkapan saat melintas di Jalan Raya Kutorejo," bebernya.
Iptu Selimat menambahkan, hasil interogasi sopir mengakui telah menabrak pengendara sepeda motor dengan alasan ketika menyalip terdapat kendaraan trailer didepannya. Secara tiba-tiba ada pengendara sepeda motor di depannya dan seketika itulah terjadi tabrakan.
"Saat ini sopir berikut truck telah diarahkan ke petugas Laka Lantas Polres Mojokerto guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," imbuhnya.
Sementara, Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Hariyazie menjelaskan, peristiwa kecelakaan maut itu bermula saat kendaraan dump truck yang dikendarai Wawan berjalan dari arah utara kemudian menyalip kendaraan trailer.
Naas, begitu berada di tengah jalan berpapasan dengan pengendara sepeda motor dari arah berlawanan terjadilah kecelakaan secara frontal sekitar pukul 08.15 WIB.
"Mengingat korban tergeletak, kemudian sopir kendaraan dump truck melarikan diri dengan alasan takut di masa," pungkasnya.
Baca juga: Warga Kunjorowesi Bertahan dengan Mandi Sekali Sehari, Air Bersih Diprioritaskan untuk Memasak
Editor : Achmad S
