Mas Pj Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro menjenguk gadis yatim piatu penderita tumor uterus (Foto: Nana/mili.id)
Mojokerto - Gadis yatim piatu penderita tumor uterus di Kota Mojokerto, Oktavia Dwi Rahmadani ternyata ingin pergi ke pantai.
Keinginan itu disampaikan Okta kepada Pj Walikota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro (Mas Pj) yang menjenguknya, Jumat (30/8/2028).
Baca juga: Residivis Curanmor Ditangkap Saat Berburu Target, Polisi Ungkap Empat Lokasi Aksi Pelaku
Mas Pj dan rombongan melihat kondisi Okta di rumah gadis 18 tahun itu di Lingkungan Kuwung, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.
Baca juga: Tolong! Gadis Yatim Piatu Penderita Tumor Uterus di Kota Mojokerto Butuh Bantuan
Okta merupakan anak kedua pasangan almarhum Riono Sentot (50) dan almarhumah Sumirah (50). Dan kini dia dirawat seadanya oleh Septi, kakaknya, yang berstatus janda.
"Pak Pj tadi ke sini buat visit ke ade juga. Ditanya Pak Pj, sekarang pengen apa, sepeda tah, mainan tah, atau jajan atau makanan. Dianya pengen jalan-jalan, jalan ke pantai," ungkap Septi.
Mas Pj pun mengamini jika Okta meminta jalan-jalan ke pantai. Dan dalam waktu dekat petinggi Pemkot Mojokerto ini akan mengabulkan keinginan sederhana gadis itu.
Mas Pj Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro menjenguk gadis yatim piatu penderita tumor uterus
"Anaknya pengen ke pantai, nanti kita fasilitasi semua. Pemerintah pasti hadir, apa yang bisa kita berikan kita berikan," ucap Mas Pj usai menyambangi Okta.
Baca juga: Kapolres Mojokerto Kota Ajak Ojol, PKL dan Tukang Becak Jadi Mitra Menjaga Kondusivitas Kota
Meski begitu, Mas Pj mengakui, kondisi fisik Okta secara medis saat ini belum memungkinkan untuk dilakukan penanganan terhadap benjolan di atas perutnya. Baik itu kemoterapi, radiotherapy, maupun operasi.
"Jadi memang kondisi secara medis kanker sudah menyebar kemana-mana. Kalaupun dia harus kita lakukan pengobatan kemoterapi atau radiotherapy juga tidak memungkinkan, apalagi operasi tidak disarankan oleh tim dokter," ujarnya.
Menurut Mas Pj, Pemkot Mojokerto akan berupaya melakukan pendampingan agar tubuh Okta bisa kembali dalam keadaan fit. Tak lain, agar pihak medis bisa melakukan upaya pengobatan penyakit yang diderita Okta.
"Jadi yang bisa kita lakukan pertama tentu bagaimana yang bersangkutan tetap dalam kondisi sehat, semakin bugar, sambil jalan juga dicarikan solusi-solusi alternatif pengobatan yang memungkinkan. Sehingga kalau nanti kondisi benar-benar fit kemungkinan di kemo, Kalau bisa dioperasi-operasi karena bpjs menanggung semua aman," tegas Mas Pj.
Baca juga: Polres Mojokerto Kota Antisipasi Dini Peredaran Vape Narkoba, Gandeng Vape Store hingga Sekolah
Septi pun merasa bahagia disambangi Mas Pj. Karena sang adik akan dibawa ke RSPAL dr Ramelan Surabaya untuk melakukan pengecekkan lanjutan terkait kondisi penyakit yang diidap Okta.
Apakah masih ada kesempatan untuk bisa disembuhkan?
"InsyaAllah Senin (2/8/2024) dibawa ke Surabaya diperiksakan. Biar tahu kondisi ade gimana sekarang, masih ada peluang kah untuk diobati, masih ada peluangkah untuk disembuhkan. Soalnya kalau dari ade masih ada kemauan untuk sembuh bisa aktivitas lagi," pungkas ibu dua anak ini.
Editor : Narendra Bakrie
