Ilustrasi/mili.id
Sidoarjo - Proses autopsi masih dilakukan terhadap jenazah Tiara Aprilia Anindita (23), wanita yang korban pembunuhan dalam kamar kosnya di Sidoarjo.
Wanita asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu ditemukan tewas dalam kamar kosnya di Dusun Banjarpoh, Kecamatan Sidoarjo Kota pada Minggu (4/8/2024) malam.
Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Agus Sobarnapraja mengatakan, dugaan pembunhan itu didasari adanya bekas penganiayaan di wajah dan leher korban.
Baca juga: Wanita asal Lombok Ditemukan Tewas di Kos Sidoarjo, Diduga Dibunuh Pacarnya
Bekas penganiayaan itu ditemukan dalam identifikasi yang dilakukan Tim Inafis Polresta Sidoarjo.
"Diduga meninggal akibat kekerasan atau penganiayaan," ungkap Agus saat dikonfirmasi mili.id, Senin (5/8/2024) sore.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong untuk diautopsi, untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.
"Sementara masih menunggu hasil autopsi di RS Bhayangkara," tegasnya.
Sementara informasi yang dihimpun mili.id, terduga pelaku pembunuhan adalah EN (31), kekasih korban. Mereka sudah kumpul kebo di kamar kos itu tiga bulan.
Informasi lainnya, pembunuhan ini dilatarbelakangi cekcok masalah keuangan. Selanjutnya, pelaku memukul korban sebanyak dua kali pada wajah dan mulut korban, lalu dicekik dengan tangan dan kain.
Baca juga: Gedangan Juara Umum MTQ ke-32 Sidoarjo, Bupati Subandi Siapkan Dua Tiket Umrah untuk Para Juara
Mengetahui korban tewas, pelaku yang diduga panik kemudian meninggalkan korban dalam kamar kos dan dikunci dari luar. Selanjutnya pelaku menyerahkan diri ke polisi.
Namun, Agus belum membeberkan berapa terduga pelaku yang telah diamankan dalam kasus ini.
"Nanti tunggu dirilis," tandasnya.
Sebelumnya, penjaga kos, Wahyu mengaku awalnya tidak mengetahui jika telah terjadi pembunuhan.
"Saya tiba-tiba didatangi sama pihak kepolisian katanya di sini ada korban pembunuhan. Nah, saya jawab nggak tau pak. Setelah itu saya antarkan ke lokasi yang dimaksud," ungkap Wahyu.
Baca juga: Pemkab Sidoarjo Banding Putusan PTUN soal Tembok Mutiara Regency, Warga Siap Hadapi Proses Hukum
Waktu didatangi polisi, Wahyu langsung mengantar ke lantai 3, tempat korban menempati kamar kos.
"Kondisi waktu awal ditemukan saya nggak tahu. Pokoknya banyak polisi ke sini saya antar ke lantai 3 tempat kos korban," imbuhnya.
Sementara Humas RS Pusdik Bhayangkara Porong, Ipda Dedy menjelaskan bahwa ada jasad wanita yang dibawa polisi ke ruang forensik.
"Informasinya, tadi pagi (jasad) masuk. Belum (dilakukan autopsi), masih nunggu pihak keluarga," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
