Ilustrasi/mili.id
mili.id - Teka-teki siapa penantang pasangan petahana Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di Pilgub Jatim 2024, masih belum terlihat.
Akankah PDI Perjuangan (PDIP) endingnya akan merapat dukung Khofifah, atau sebaliknya?
Baca juga: Imigrasi Jatim Berhasil Amankan Pekerja Ilegal Asal China, Gunakan Visa Pra-Investasi
Ketua PDIP Jatim, Said Abdullah mengatakan bahwa partainya segera duduk bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan NasDem untuk menentukan lawan bagi Khofifah.
Dia juga mempersilahkan dan membuka kesempatan bagi kedua partai tersebut nantinya untuk menentukan sosok yang menjadi calon penantang Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024.
Meski menurut Said, nama Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini masih memiliki potensi, dan partainya sendiri menyiapkan itu.
"Persoalannya kalau Bu Risma masih di bawah, karena memang beliau ini tidak pernah dideklarasikan. Oleh karenanya, bagi kami kebersamaan jauh di atas segala-galanya," jelas politisi yang juga menjabat ketua di DPP PDIP itu, Sabtu (20/7/2024).
Meskipun koalisi ini belum terbangun secara resmi, menurut Said tiga partai besar ini bakal jadi penyeimbang bagi kontestan lain.
Baca juga: Pemprov Jatim Luncurkan Beasiswa 2026, Siapkan 1.100 Kuota hingga Doktor dan Al-Azhar Mesir
"Karena bersama itu jauh lebih dahsyat daripada mengutamakan ego yang tidak pada tempatnya," tegas Said.
Dia pun memastikan poros baru yang sedang disiapkan ini nantinya akan bekerja bersama untuk mempersembahkan calon yang terbaik bagi masyarakat Jawa Timur.
"Mohon doanya," tandas Said.
Baca juga: Expo Konstruksi Jatim 2026 Digelar, Tampilkan Inovasi Teknologi dan Material Bangunan Masa Depan
Diketahui, pasangan Khofifah-Emil kini telah mendapat dukungan dari delapan partai, di antaranya Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indoneisa (PSI), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), PKS dan Partai Perindo.
Sementara berdasarkan survei Litbang Kompas, elektabilitas terbaru bagi calon gubernur rujukan masyarakat Jawa Timur, menghasilkan Khofifah Indar Parawansa duduk pada peringkat teratas dengan perolehan 26,8 persen.
Sedangkan Tri Rismaharini menempati posisi kedua dengan perolehan 13,6 persen.
Editor : Narendra Bakrie
