Tim SAR dikerahkan untuk mencari 11 korban runtuhnya rumah kontainer yang hilang (Foto: Kantor SAR Surabaya)
Surabaya - 16 orang dilaporkan jadi korban runtuhnya rumah kontainer di Selat Madura, area PHE WMO (Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore), Bangkalan.
SAR Mission Coordinator (SMC), Muhamad Hariyadi mengatakan, berdasarkan informasi Satpolairud Gresik, kejadian berawal saat dua perahu dengan 16 orang penumpang berada di bawah rumah kontainer, yang menggantung di area PHE WMO.
Baca juga: Sungai Wanggu Meluap Setinggi Dada, Brimob Sultra Terjunkan Tim SAR dan Mobil Penjernih Air
"Mereka sedang berlindung dari cuaca buruk saat itu. Tiba-tiba rumah kontainer yang menggantung tersebut runtuh dan menimpa kedua perahu di bawahnya," terang Hariyadi, Kamis (13/6/2024).
Akibatnya, 16 orang penumpang perahu itu jatuh ke laut pada Selasa (11/6/2024) sekitar pukul 23.00 WIB. 8 orang ditemukan dalam kondisi selamat, 1 orang tewas, dan 7 lainnya hilang dalam proses pencarian.
"Kantor SAR Surabaya mengerahkan KN SAR 249 Permadi dengan 12 orang ABK untuk membantu upaya pencarian 7 orang korban yang belum ditemukan," tambah Kepala Kantor SAR Surabaya tersebut.
Baca juga: Tragedi Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Tewas Tertimbun Abu
KN SAR 249 Permadi bertolak dari Dermaga Navigasi Tanjung Perak menuju ke lokasi kejadian kecelakaan yang terletak di koordinat 6° 51' 29.50" S 112° 56' 52.10" E, jarak yang ditempuh sekitar 33,3 mil laut, dengan waktu tempuh sekitar 3 jam.
"Dalam proses pencarian ini, tim KN SAR 249 Permadi akan berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya, diantaranya Satpolairud Gresik, Satpolairud Bangkalan, BPBD Kabupaten Gresik dan nelayan sekitar," tambahnya.
Baca juga: Operasi Pencarian Longsor Bantargebang Berakhir, Total 13 Korban Terdata
Pada saat yang bersamaan, tim SAR gabungan juga berkoordinasi dengan pihak SROP Surabaya dan VTS Surabaya, guna pemapelan informasi kejadian kecelakaan ini kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Hal itu dimaksudkan agar mereka segera memberikan bantuan jika menemukan para korban. Hingga berita ini dikabarkan, KN SAR 249 Permadi bersama unsur SAR lainnya masih berupaya melakukan pencarian para korban yang belum ditemukan.
Editor : Narendra Bakrie
