Polda Jatim Gelar Lomba Polisi Cilik Sambut Hari Bhayangkara Ke-78

Polda Jatim Gelar Lomba Polisi Cilik Sambut Hari Bhayangkara Ke-78 © mili.id

Lomba polisi cilik yang digelar Polda Jatim (Foto: Dikmas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim)

Surabaya - Polda Jatim menggelar Lomba Polisi Cilik dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024.

1209 pelajar tingkat SD di Jawa Timur yang terbagi dalam 39 kota/kabupaten unjuk kreativitas dan kedisiplinan dalam baris berbaris untuk memperebutkan Piala Kapolda Jatim.

Baca juga: Ziarah ke Makam Soekarno, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa

Peserta saling unjuk gigi untuk menjadi yang terbaik di tingkat provinsi, yang selanjutnya akan dikirimkan menjadi perwakilan di tingkat nasional.

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin melalui Kasi Dikmas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim, Kompol Dwi Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting bagi masyarakat Jawa Timur, terutama generasi penerus bangsa.

Dalam hal ini pelajar tingkat SD untuk disiplin, dedikasi, loyalitas sejak dini yang kelak akan mengemban fungsi sebagai agen pelopor keselamatan dan tertib berlalu lintas.

"Di pundak merekalah tergantung masa depan pengguna jalan yang lebih beretika, beradab yang pada akhirnya mewujudkan perilaku pengguna jalan yang lebih berkuitas dan berkeselamatan," jelas Dwi Nugroho, Senin (10/6/2024).

Lomba polisi cilik yang digelar Polda JatimLomba polisi cilik yang digelar Polda Jatim

Baca juga: Korlantas Tunda Operasi Patuh 2026, Polri Fokus Persiapan Hari Bhayangkara

Dia mengatakan bahwa pelaksanaan seleksi Gebyar Pocil (Polisi cilik) tingkat Jawa Timur ini akan dibagi menjadi empat gelombang dimulai tanggal 10 hingga 13 Juni 2024.

"Terbagi di empat kota, Sidoarjo, Pasuruan, Tulungagung, dan Tuban. Untuk selanjutnya dipilih 10 terbaik yang akan maju dibabak final di Mapolda Jatim. Tim penilai dari kegiatan tersebut juga tidak main-main. Selain dari Polri sendiri, ada juga dari Dinas Pendidikan Provinsi dan koreografi profesional yang punya prestasi di tingkat nasional sebagai koreografi putri Indonesia," papar Dwi Nugroho.

Salah satu peserta seleksi Gebyar Polisi Cilik, Anindita Islamia, dari SDN Bugih 1 Pamekasan Madura mengaku sangat antusias mengikuti kejuaraan tersebut. Sebab, selain terlihat gagah dan menjadi kebanggaan orang tua, ia juga mempunyai cita-cita menjadi polisi.

"Seneng banget. Karena saya ingin jadi polisi. Supaya nanti bisa banggain orangtua," tuturnya.

Baca juga: Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Bondowoso Tebar Kepedulian untuk Purnawira dan Warakawuri

Salah satu perwakilan dari orangtua peserta, Yusi Haryono sepakat dengan apa yang sudah disampaikan Kasi Dikmas soal pembentukan sikap disiplin sejak dini.

"Besar harapan sebagai orang tua kelak apabila sudah besar nanti, mereka mempunyai pondasi yang kuat untuk selalu tertib, disiplin dan bertanggung jawab dalam mengejar cita-cita," ungkapnya.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait