Hasil Survei LSI Denny JA Suara Prabowo-Gibran di Jatim Naik, TKD: Khofifah Effect

Hasil Survei LSI Denny JA Suara Prabowo-Gibran di Jatim Naik, TKD: Khofifah Effect © mili.id

Khofifah Indar Parawansa di Jember (Foto: Hatta/mili.id)

Jember - Bendahara TKD Jatim Prabowo-Gibran, Restu Prayogi berbicara soal Khofifah effect.

Menurut Prayogi, masuknya gubernur Jatim itu ke Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, bisa mengangkat elektabilitas pasanga calon nomor urut 02 di Jatim, bahkan secara nasional.

Baca juga: Gubernur Khofifah Pimpin Panen dan Tanam Tebu Serentak Program Bongkar Ratoon di Malang, Genjot Produktivitas dengan Target 54.897 Hektar di Tahun 2026

Prayogi menyebut, berdasarakan hasil survei yang dirilis Lingkar Survei Indonesia (LSI) Denny JA, menunjukan bahwa kemenangan satu putaran untuk Prabowo-Gibran semakin terlihat.

"Untuk di Jawa Timur, sekitar Desember kemarin dari survei LSI menunjukkan angka 46,7 persen. Tapi akhir Januari ini, meningkat jadi 57,1 persen. Bahkan di tingkat nasional, setahu saya saat ini mencapai 50,7 persen yang pada akhir Desember lalu masih 43,3 persen. Artinya saat ini Paslon 02 lebih unggul dari yang lain," papar Prayogi saat dikonfirmasi mili.id melalui sambungan telepon, Rabu (31/1/2024).

Prayogi menambahkan, naiknya tren kemenangan Prabowo-Gibran di Jatim itu, salah satunya karena Khofifah effect.

"Kami ketahui, pasca-Ibu Khofifah bergabung, setiap harinya ada dukungan baru dari beberapa tokoh dan sejumlah ponpes di Jawa Timur. Bahkan beralih dari paslon lain ke Prabowo-Gibran," ungkap dia.

"Yang sudah jelas menyatakan bergabung ada dari Ponpes Sidogiri-Pasuruan. Kemudian tokoh-tokoh ponpes lain di Jatim, dan sebagainya. Justru hal itu sekarang menambah kuat suara Prabowo-Gibran. Yang awalnya menjadi redzone di beberapa daerah di Jatim, sekarang sudah mulai hijau," tambah Prayogi.

Baca juga: Jawa Timur Terima Penghargaan KPK RI; Gubernur Khofifah : Bukti Komitmen Wujudkan Implementasi E-Learning ASN Berintegritas

Meski begitu, Prayogi menegaskan bahwa TKD Jatim dan seluruh elemen pendukung Prabowo-Gibran akan terus bekerja untuk menyentuh hati masyarakat.

"Sampai 14 Februari, kami tidak akan berhenti bekerja, memperjuangkan pasangan Prabowo-Gibran untuk bisa memenangkan Pilpres 2024," tegasnya.

Sementara Khofifah Indar Parawansa enggan berbicara soal Pilpres 2024 saat menghadiri acara Silaturrahim Forum Kiai Kampung dan Guru Ngaji Indonesia Wilayah Jember serta Harlah 78 Tahun Muslimat NU di Sumbersari, Jember.

Baca juga: Khofifah Ajak Gereja Perkuat Pembinaan Generasi Muda, Soroti Ancaman Pinjol dan Kesehatan Mental

"Aduh kawan-kawan mohon maaf, kalau tidak dalam posisi cuti, saya menghindari untuk menyebut tentang pilpres. Tapi saya cuma berharap, paslon yang menang nanti bisa mencapai suara yang signifikan dan sesuai harapan," ujar Khofifah, Rabu (31/1/2024).

Menurut Khofifah, acara di Jember ini ditujukan agar pemilu pada 14 Februari 2024 berlangsung lancar dan aman, khususnya di Jawa Timur.

"Untuk hari ini, kegiatan berlangsung di Jember dan di beberapa kabupaten/kota di Jawa Timur. Harapannya adalah, agar kita bisa menjalankan apa yang telah kita rencanakan, terutama dalam Pemilu 14 Februari yang akan datang," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait