Indosat Hadir untuk Jawa Timur, Perkuat Digitalisasi Hingga ke Pelosok Desa

Indosat Hadir untuk Jawa Timur, Perkuat Digitalisasi Hingga ke Pelosok Desa © mili.id

IOH meningkatkan kapasitas jaringan, perkuat digitalisasi hingga ke pelosok desa di Jatim (Foto: IOH for mili.id)

Surabaya, mili.id - Di tengah laju transformasi digital yang kian pesat, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) terus mengambil peran penting dalam menghadirkan konektivitas yang merata hingga ke pelosok Jawa Timur.

Tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur jaringan, Indosat juga menghadirkan dampak sosial melalui pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Baca juga: Imigrasi Jatim Berhasil Amankan Pekerja Ilegal Asal China, Gunakan Visa Pra-Investasi

Melalui dua brand andalannya, IM3 dan Tri, Indosat telah menghadirkan jaringan 4G di 665 kecamatan dan 8.557 desa di seluruh Jawa Timur hingga akhir Maret 2025.

Capaian ini turut mendorong peningkatan Network Coverage Population (NCP) yang kini menyentuh 98 persen.

"Perluasan jaringan ini bukan hanya soal sinyal, tapi soal membuka akses dan peluang baru, terutama bagi masyarakat pedesaan. Kami ingin desa-desa di Jawa Timur dapat menikmati layanan digital yang setara dan mendukung aktivitas ekonomi mereka," ungkap Fahd Yudhanegoro, Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Rabu (18/6/2025).

Langkah Indosat dalam mendorong pemerataan digital ini juga diiringi dengan penciptaan lapangan kerja melalui mitra lokal. Per Maret 2025, terdapat 76 Mitra IM3 dan 100 3Kiosk yang aktif di Jawa Timur-bertambah masing-masing 26 dan 49 unit dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Pemprov Jatim Luncurkan Beasiswa 2026, Siapkan 1.100 Kuota hingga Doktor dan Al-Azhar Mesir

Mitra-mitra ini tak hanya menjadi ujung tombak pelayanan Indosat di daerah, tapi juga berfungsi sebagai penggerak ekonomi lokal. Dengan bertambahnya titik layanan, semakin banyak pula peluang kerja yang tercipta, baik di sektor distribusi maupun penjualan langsung.

"Digitalisasi tanpa pelibatan manusia akan terasa kering. Karena itu kami percaya human touch tetap penting. Mitra IM3 dan 3Kiosk di desa-desa bukan hanya menjual layanan, tapi juga membawa semangat perubahan," jelas Fahd.

Selain memperkuat jaringan dan membuka peluang kerja, peningkatan jumlah pelanggan juga mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan Indosat.

Baca juga: Expo Konstruksi Jatim 2026 Digelar, Tampilkan Inovasi Teknologi dan Material Bangunan Masa Depan

Hingga akhir Maret 2025, pelanggan Indosat di Jawa Timur mencapai 15 juta orang, atau hampir 16 persen dari total pelanggan nasional.

Indosat pun menargetkan cakupan jaringannya di Jawa Timur bisa tembus 100 persen NCP pada akhir tahun 2025. Upaya ini diyakini akan membuka lebih banyak peluang ekonomi digital, khususnya bagi pelaku UMKM dan sektor informal di pedesaan.

Dengan visi untuk menyatukan Indonesia lewat konektivitas dan pemberdayaan digital, Indosat membuktikan bahwa kemajuan teknologi bisa menjadi alat yang inklusif menghubungkan, membuka akses, dan menghadirkan harapan baru, bahkan dari desa sekalipun.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait