Cipayung Plus Surabaya Bareng Pemkot Akan Adakan Operasi Pasar

Cipayung Plus Surabaya Bareng Pemkot Akan Adakan Operasi Pasar © mili.id

Kelompok Cipayung Plus Surabaya saat aksi di depan DPRD Kota Surabaya, pada 13 April lalu

Mili.id - Kelompok Cipayung Plus Kota Surabaya silaturahmi dengan Wali Kota Eri Cahyadi, pada Jumat (22/4) sore, sekaligus membahas tindak lanjut tuntutan Mahasiswa pasca demonstrasi (13/4).

Tampak hadir Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI).

Baca juga: PAD Capai 50 Persen, Pemkot Surabaya Cairkan Gaji Ke-13 ASN

"Berkaitan dengan tindak lanjut tuntutan teman-teman Cipayung Plus Kota Surabaya saat aksi 13 April lalu," ungkap ketua DPC GMNI Surabaya Refi Achmad Zuhair saat dikonfirmasi.

Diketahui Eri Cahyadi hadir di tengah aksi massa Cipayung Plus saat demo 13 April lalu. Selain menyampaikan tuntutan, Cipayung Plus juga mengajak Pemkot  melakukan operasi pasar agar minyak goreng murah bisa menjangkau masyarakat.

Sehingga dalam pertemuan itu, ada pembahasan lebih lanjut mengenai operasi pasar. "GMNI tentu mendukung operasi pasar yang dilakukan Pemkot Surabaya," ujarnya.

Baca juga: Ratusan Juru Parkir Surabaya Dicopot, Dishub Perketat Validasi Petugas Resmi

"Dengan operasi pasar dalam rangka melakukan observasi di lapangan berkaitan dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng curah, Cipayung Plus Surabaya berharap agar nantinya terdapat hasil titik temu permasalahan perbedaan HET di lapangan," tambah Refi.

Lebih lanjut, Refi mengatakan akan ada pertemuan lanjut dengan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot guna membahas detail operasi pasar.

Baca juga: Tragedi Gorong-gorong Margorejo, Eri Cahyadi Tegur Keras Kontraktor dan Dinas

"Hasil adalah akan direncanakan pertemuan di minggu depan dengan asisten Wali Kota, Pak Irvan, untuk membahas petunjuk teknis dan petunjuk pelaksana," ungkap mahasiswa FISIP Unair itu.

Dirinya berharap operasi pasar bisa menjangkau seluruh masyarakat Surabaya. "Agar tujuan operasi pasar dapat berjalan maksimal dengan menjangkau 154 kelurahan di Kota Surabaya," tutupnya.

Editor : Redaksi



Berita Terkait