ilustrasi (iStock: Gratsias Adhi Hermawan)
Mili.id - Setiap tanggal 1 Juni, ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila berdasarkan Keputusan Presiden No 24/2016 tentang Hari Lahir Pancasila.
Di bawah Presiden Jokowi, Hari Lahir Pancasila 1 Juni menjadi hari libur nasional.
Baca juga: Tak Tahan Hidup Buron, Liem Susilowati Serahkan Diri ke Jaksa Eksekutor
Dilansir dari laman MPR, Hari Lahir Pancasila ini ada kembali tahun 2016 setelah dihapus di era orde baru (orba) sejak 1970.
Sebelum orba, Hari Lahir Pancasila diperingati selama masa pemerintahan Sukarno hingga masa awal orba.
Sementara menurut dokumen yang disimpan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, ada Surat Keputusan Menteri Agama Melalui Menko Kesejahteraan Rakyat atas Persetujuan Presiden Sukarno pada 1 Juni 1964, menetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila dan hari libur nasional.
Sejarah Hari Lahir Pancasila
Dilansir dari DITSMP Kemdikbud, Hari Lahir Pancasila dilatarbelakangi dari janji kemerdekaan yang diberikan oleh Perdana Menteri Jepang saat itu, Kuniaki Koiso kepada bangsa Indonesia pada 7 September 1944.
Janji tersebut disampaikan Jepang untuk mendapatkan dukungan dari rakyat Indonesia dalam perang melawan tentara sekutu.
Namun, janji tersebut tidak terpenuhi hingga Jepang memberi janji kemerdekaan kedua pada 29 April 1945 melalui Maklumat Gunseikan.
Di dalam Maklumat Gunseikan tersebut memuat pembentukan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang bertugas untuk merumuskan dasar negara untuk Indonesia merdeka.
Baca juga: Rayakan 10 Tahun Perjalanan, Four Points by Sheraton Surabaya Hadirkan #FYP Moments
Sidang pertama BPUPKI diselenggarakan pada 29 Mei – 1 Juni 1945 di Gedung Chuo Sangi In.
Pada sidang tersebut, beberapa anggota BPUPKI termasuk Mohammad Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno memberikan usulan mengenai bahan-bahan konstitusi dan dasar negara Indonesia.
Untuk menyempurnakan rumusan Pancasila, BPUPKI membentuk Panitia Sembilan yang terdiri dari tokoh-tokoh seperti Ir.Soekarno, Mohammad Hatta, dan lain sebagainya.
Setelah melewati berbagai proses persidangan dan diskusi, Pancasila akhirnya disahkan sebagai dasar negara pada Sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada 18 Agustus 1945.
Tema Hari Lahir Pancasila 2024
Baca juga: Anas Karno: Akurasi Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Kebijakan Pembangunan Surabaya
Dikutip dari laman resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI), peringatan Hari Lahir Pancasila 2024 mengusung tema "Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045".
Hal ini tertera dalam Surat Edaran Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 2 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024.
Tema ini memiliki maksud bahwa Pancasila menyatukan Indonesia dengan segala perbedaan suku, agama, budaya dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri, dan berdaulat.
Melalui tema ini, diharapkan seluruh masyarakat dapat berkontribusi dan bekerja sama dalam mewujudkan cita-cita tersebut, dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk memajukan Indonesia.
Editor : Aris S
