Pembacokan di Probolinggo Terjadi Lagi, Kali Ini Korban Tewas
Selasa, 02 Sep 2025 18:21 WIBPeristiwa berdarah kali ini terjadi di wilayah Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
Peristiwa berdarah kali ini terjadi di wilayah Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
"Pelaku yang kita tangkap berinisial D, warga Kecamatan Bantaran pada Senin pagi," ujar Iptu Zainal Arifin. Selasa (2/9/2025).
Pelaku yang sebelumnya mengejar, langsung membacok korban beberapa kali.
Ribuan warga memadati sisi jalan sejak pagi hari untuk menyaksikan Pawai Budaya Probolinggo SAE 2025, sebuah gelaran tahunan yang sarat dengan pesan pelestarian budaya dan kearifan lokal.
Kapolsek Tiris Iptu Syamsul Arifin membenarkan peristiwa tersebut dan telah menerima laporan dari warga.
Irsyadul Ibad, penjaga toko bercerita bahwa ia tak menyadari adanya pencurian tersebut. Ibad baru sadar setelah membuka tokonya keesokan harinya.
Masyarakat dapat menginformasikan ke Bravo Bea Cukai di 1500225 atau Kantor Bea Cukai Probolinggo di 089-8181-5599 dan seluruh media sosial resmi Bea Cukai.
Tim Kejari menggeledah Kantor Dikdaya mulai dari ruang sekretaris hingga ruang arsip.
Penggeledahan itu dilakukan atas dugaan korupsi dalam pengelolaan jasa kepelabuhanan di Pelabuhan Probolinggo sejak tahun 2017 sampai dengan tahun 2025.
Penggeledahan itu dilakukan atas dugaan korupsi dalam pengelolaan jasa kepelabuhanan di Pelabuhan Probolinggo sejak tahun 2017 sampai dengan tahun 2025.
Kasi Penkum Kejati Jatim, Windhu Sugiato saat dikonfirmasi membenarkan adanya penggeledahan tersebut. "Memang sedang ada kegiatan penggeledahan. Untuk pastinya nanti kami update ke tim dulu," jawabnya kepada mili.id.
Menurut Gus Haris, penghargaan ini menjadi simbol penerimaan dan dukungan bagi mantan napiter yang telah berkomitmen kembali ke NKRI.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo, Hengki Cahjo Saputra menjelaskan, prosesnya melalui tahapan teknis berlapis.
Koordintor Koalisi Masyarakat Sae Patenang, Syarful Anam mengatakan bahwa area hutan yang dikelola Perhutani mengalami kerusakan parah akibat timbunan material proyek yang dilakukan secara sembrono.
“Kami ingin mengajak masyarakat untuk hidup sehat melalui olahraga sepeda, sekaligus menjalin silaturahim antar goweser. Di sisi lain, momen ini juga kita gunakan untuk mengenalkan QRIS sebagai metode transaksi digital yang aman, cepat, dan mudah,” jelas