Pria di Pasuruan Jadi Pengedar Narkoba Karena Tergiur Sabu Gratis
Sabtu, 28 Jun 2025 14:30 WIBKasatresnarkoba Polres Pasuruan, Iptu Yoyok Hardianto mengatakan bahwa tersangka ditangkap atas kepemilikan 16 poket sabu siap edar.
Kasatresnarkoba Polres Pasuruan, Iptu Yoyok Hardianto mengatakan bahwa tersangka ditangkap atas kepemilikan 16 poket sabu siap edar.
Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan, Iptu Yoyok Hardianto menyebut bahwa kedua tersangka ini satu jaringan.
Iptu Yoyok Hardianto, mantan Kanit I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dipercaya sebagai Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan.
Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan yang baru adalah Iptu Yoyok Hardianto.
Ada 195 orang warga di Pasuruan yang menjadi korban dengan total kerugian mencapai Rp 1,6 miliar.
"Kedua tersangka beserta rekannya mengatasnamakan warga lalu menyerang petugas," ujar Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adimas Firmasyah.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata peran aktif Bhabinkamtibmas sebagai penggerak pemanfaatan lahan produktif demi mendukung ketahanan pangan nasional.
Beberapa program yang akan dilaksanakan oleh Polres Pasuruan seperti program patroli menjelang buka puasa dan patroli sahur, serta operasi peredaran narkoba di wilayah perbatasan.
Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian sosial Polres Pasuruan terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya menjelang Idul Fitri.
Polres Pasuruan akan mengadakan Lomba Pos Kamling untuk mendorong warga lebih aktif dalam menjaga lingkungan.
Kegiatan forum komunikasi publik ini bukan hanya sekadar buka puasa bersama, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan dan komunikasi antar instansi.
Tersangka kedapatan memproduksi dan menjual minyak goreng dalam kemasan botol tanpa label sejak tahun 2023 hingga saat ini.
Saat ini, pengawasan terhadap peredaran MinyaKita masih terus dilakukan guna memastikan produk yang beredar di masyarakat sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Setelah tausiyah, kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Wakapolsek Nongkojajar Polres Pasuruan, Iptu Bambang dan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah bersama warga.
Modusnya, korban dipancing untuk menemui pelaku perempuan di tempat yang sepi, dan di lokasi tersebut sudah ada dua pelaku lainnya.