Paslon Gus Fawait-Djoss Tuding KPU Jember Berpihak Alasan Tak Hadir Deklarasi Damai
Rabu, 25 Sep 2024 14:28 WIBTerlepas ada tudingan yang dimaksud. Pihaknya menegaskan, akan melaksanakan kampanye Pilkada 2024 secara damai.
Terlepas ada tudingan yang dimaksud. Pihaknya menegaskan, akan melaksanakan kampanye Pilkada 2024 secara damai.
Pendukung nomor urut 01 Hendy-Gus Firjaun meneriakkan yel-yel 'Cukup Satu Istri'. Sedangkan pendukung nomir urut 02 Gus Fawait-Djos berteriak yel-yel cukup satu periode.
Pengundian nomor urut ini merupakan salah satu tahapan penting untuk KPU dan khususnya untuk para pasangan calon.
Pengundian nomor urut ini dilaksanakan secara serentak.
Rapat pleno penetapan nomor urut dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Situbondo, Hadi Prayitno.
Ketua KPU Situbondo Hadi Prayitno meminta kepada sejumlah wartawan untuk menyuguhkan berita obyektif dan berimbang, sehingga dapat menangkal berita hoaks dan provokatif dengan tujuan untuk menjaga kondusifitas.
Penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan dilakukan setelah proses verifikasi berkas dan tidak adanya tanggapan masayarakat terhadap pasangan calon yang sudah mendaftar.
Pertemuan dilakukan Ketua Partai Ummat Jember dan Sekretaris PDIP setempat.
KPU Kabupaten dan Kota Mojokerto menetapkan masing-masing dua pasangan calon (paslon) peserta Pilkada 2024 di wilayahnya.
Deklarasi tim pemenangan Muhammad Fawait-Djoko Susanto (Gus Fawait-Djos) itu dikemas dalam acara Baiat Cinta.
Ketua KPU Kabupaten Situbondo, Hadi Prayitno mengatakan, penetapan dilakukan setelah proses pendaftaran, tes kesehatan, hingga perbaikan berkas.
"Jadi ada dua konsolidasi yang kami selipkan di satu acara," ujar anggota DPRD Probolinggo Fraksi PDIP, Anam.
Dia juga menyinggung program beasiswa yang berhasil dijalankan Faida saat menjadi bupati Jember.
Sebagai bentuk komitmennya, Partai Golkar Situbondo menggelar deklarasi mendukung pasangan Rio-Ulfi.
"Oleh karena itu, mesin politik NasDem Situbondo, akan all out untuk memenangkan pasangan Rio-Ulfi di Pilkada Situbondo," kata Hari Budi Prasetya.