Partai Ummat merapat ke PDIP Jember (Foto: Atta Hatta/mili.id)
Jember - Partai Ummat merapat ke PDI Perjuangan (PDIP) untuk mendukung pasangan calon (paslon) Hendy Siswanto-Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun) di Pilkada Jember 2024.
Ketua DPD Partai Ummat Jember, Ahmad Ma'ruf menyebut bahwa dukungan ini sebagai bentuk linier dukungan partainya terhadap cagub-cawagub Jatim Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans).
Baca juga: BNI Sudah Laporkan Kasus KUR Jember 441 M Sejak 2024
"Kami linier di provinsi itu. Partai Ummat gabung ke PDIP. Sehingga di kabupaten mau tidak mau kami akan linier. Kami juga ke PDIP (Jember) mendukung Pak Hendy dan Gus Firjaun," ungkap Ma'ruf di Kantor PDIP Jember, Minggu (22/9/2024).
Dirinya bersama pengurus Partai Ummat Jember datang ke Kantor PDIP Jember, sembari menyerahkan surat dukungan Partai Ummat.
"Kami sangat antusias dan kami ingin mendukung. Partai Ummat juga punya suara di 31 kecamatan. Sehingga kami akan salurkan suara kami kepada Pak Hendy dan Gus Firjaun tentunya bersama-sama dengan PDIP," tegasnya.
Sementara Sekretaris PDIP Jember, Widarto mengatakan, dukungan Partai Ummat adalah ceruk berbeda yang akan menguatkan pergerakan untuk upaya pemenangan paslon petahana.
Baca juga: Kejati Jatim Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi KUR BNI Jember, Kerugian Negara Capai Rp41,4 Miliar
"Kami sampaikan terima kasih. Di tengah kepungan banyak partai yang ada di (paslon) sebelah, ada Partai Ummat dan juga akan ada beberapa partai lainnya non parlemen yang sedang berkomunikasi dengan kami," beber Widarto.
"Partai Ummat ini punya ceruk yang berbeda dengan PDI Perjuangan. Sehingga itu memperkuat pergerakan kita untuk memenangkan Pak Hendy-Gus Firjaun dalam pilkada ini," tambahnya.
Meskipun dengan koalisi partai kecil, anggota DPRD Jember ini percaya diri bila pasangan patahana akan menang dalam Pilkada 2024.
Baca juga: AstonRun 2026 Perkuat Jember Sebagai Destinasi Sport Tourism
"Salah satu keunggulannya koalisi yang ramping itu harapannya bisa ke situ (menang). Kalau gemuk itu biasanya obesitas terlalu kegemukan, maka akan ada banyak kendala, sehingga tidak bisa gerak cepat," sindirnya.
Dia menilai koalisi kecil adalah yang yang biasa. Terpenting, besar bersama rakyat.
Editor : Narendra Bakrie
