Wakapolri: Ancaman Terorisme Kini Lebih Cair, Pencegahan dan Kolaborasi Jadi Kunci
Kamis, 21 Mei 2026 12:15 WIBWakapolri: Ancaman Terorisme Kini Lebih Cair, Pencegahan dan Kolaborasi Jadi Kunci
Wakapolri: Ancaman Terorisme Kini Lebih Cair, Pencegahan dan Kolaborasi Jadi Kunci
Densus 88 dan Akademisi Soroti Perubahan Pola Terorisme Digital dalam Rakernis 2026
Mendagri Tito Dorong Soft Approach untuk Cegah Ekstremisme dan Terorisme
Kegiatan yang digelar Densus 88 ini bertujuan untuk membangun kesadaran baru ideologi sehat dan moderat bagi eks anggota Jamaah Islamiyah.
Kolaborasi ini menjadi langkah antisipatif menghadapi ancaman ideologi ekstrem yang kini merambah dunia digital, termasuk gim daring.
Mereka aktif menyebarkan propaganda serta provokasi ajakan melakukan aksi teror melalui medsos.
Tim Burung Hantu juga melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, yang diduga menjadi tempat aktivitas ataupun penyimpanan barang terkait terorisme.
Kapolri menyerahkan bantuan modal usaha secara simbolis kepada perwakilan Sahabat Densus yang merupakan mantan narapidana terorisme.
Apresiasi ini diberikan atas kontribusi dalam Program Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di wilayah Satgaswil Jawa Timur.
Densus 88 akan bekerja sama dengan BIN, BNPT serta BAIS untuk melakukan antisipasi teror.
Salah satu pelaku diketahui aktif melakukan kajian dan pembinaan terhadap jemaah NII di wilayah Jawa dan Sumatera.
Pria asal Madura itu tinggal di Desa Waru, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo.
"Ketiganya merupakan anggota kelompok Anshor Daulah wilayah Jawa Tengah," jelas Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto menjelaskan bahwa ketiga terduga teroris itu ditangkap di lokasi berbeda.
Mereka ditangkap Tim Burung Hantu mulai tanggal 2 sampai 5 September 2024, di wilayah berbeda.