Jelang Lebaran, Jasa Penitipan Hewan Kesayangan Meningkat di Banyuwangi

Jelang Lebaran, Jasa Penitipan Hewan Kesayangan Meningkat di Banyuwangi © mili.id

Salah satu penitipan hewan yang disibukkan jelang lebaran, Sahabat Satwa, yang ada di Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. (Eko Purwanto/Mili.id)

Banyuwangi  - Jasa penitipan hewan atau populer disebut jastip mulai meningkat jelang lebaran. Ditinggal mudik, para pemilik hewan di Banyuwangi memilih menitipkan hewan kesayangan ketimbang membawanya.

Rasa aman dan perawatan yang ditawarkan membuat usaha penitipan hewan laris manis diburu. Para pemilik pun tak ragu saat meninggalkan hewan kesayangan ketika pulang ke kampung halaman.

"Sudah jadi kebiasaan mau lebaran menitipkan kucing kesayangan di jastip hewan. Soalnya gak ribet," kata Dewi Maharani (24), warga Sempu, Banyuwangi kepada mili.id, Jumat (05/4/2024).

Tak hanya memudahkan, jasa penitipan hewan di klinik atau petshop menurutnya juga memberikan jaminan kesehatan dan kebersihan. Dewi pun tak ragu meninggalkan hewan kesayangan saat ditinggal ke kampung halaman.

"Rencana sekitar tujuh hari mudik ke Surabaya. Pilih dititipin saja ketimbang dibawa. Lagian udah dijamin kebersihan dan kesehatan si manis (kucing) ketika saya tinggal," ujarnya.

Pemilihan jastip hewan juga dipilih Amanda Putri (32), warga Gambiran, Banyuwangi. Perjalanan jauh ke Pekanbaru, Riau membuatnya berfikir dua kali untuk membawa kucing kesayangan mudik.

Belum lagi ruwetnya ketika membawa serta. Ketika buang kecil atau besar dipastikan akan menambah keruwetan itu.

"Pilih (titip) ini saja. Gak mau nanggung ruwet. Lagian sudah pasti dijamin makan sama kesehatannya," terangnya.

Menyoal biaya, menurutnya masih ramah dikantong. Satu kali titip dengan perhitungan semalam penuh tak membuat kantongnya bolong.

"Ramah dikantong. Semalam cuma Rp40 sampai Rp45 ribu. Sepadan dengan fasilitas yang diberikan," jelasnya.

Sementara, drh. Risa Isna Fahziar, Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Jatim IV Banyuwangi menyatakan, tren jasa penitipan hewan sudah menjadi pola jelang hari raya. Dan jadi bagian dari mudik itu sendiri.

"Jadi banyak orang yang memutuskan lebih baik menitipkan hewan kesayangannya di klinik, dokter, atuapun petshop. Demi menjaga hewannya ini dirawat dengan baik," paparnya.

Risa mengungkapkan, tren peningkatan penitipan hewan sehat biasanya terjadi pada H-7 sampai dengan H+7. Puncaknya, pada H-3 lebaran.

"Animo masyarakat selalu tinggi. Peningkatan paling tinggi pada H-3 lebaran," katanya.

Rasa aman dan jadwal makan rutin jadi alasan mengapa pemudik memilih menitipkan hewan kesayangan. Lebih-lebih penitipan saat ini sudah memberikan layanan pesan kirim video kepada pelanggan.

"Ada transparansi kepada pelanggan supaya bisa mengupdate setiap hari hewan miliknya. Jadi tau kapan hewannya makan, kondisinya seperti apa," tambahnya.

Risa pun memberikan saran kepada pecinta hewan memilih tempat penitipan yang terbuka. Diantaranya, memberikan akses layanan video kepada pelanggan, menerapkan skrining ketat, serta memiliki sistem keamanan (CCTV) lengkap.

"Ditambah lagi tempat penitipan menerapkan layanan jaga 24 jam penuh. Serta tidak over crowded (penuh sesak) karena bisa menimbulkan stres pada hewan," imbuhnya.

Risa menambahkan, satwa jenis kucing masih mendominasi jasa penitipan hewan di Banyuwangi jelang lebaran. Keterisian pentipan hewan dari pantauannya masih didominasi hewan lucu tersebut.

"Kebanyakan kucing yang dititipkan. Lebih sedikit lagi ada anjing, hamster dan kelinci," tandasnya.

Baca juga: Nini Carlina Comeback di Kampung Halaman, Rilis Lagu Religi “Siti Hajar” Penuh Haru

Editor : Achmad S



Berita Terkait