Ruang Bayi di RS PHC Surabaya (Foto: RS PHC Surabaya)
Surabaya - 7 bayi lahir pada 29 Februari 2024 di tiga rumah sakit berbeda di Surabaya. Tanggal 29 Februari diketahui hanya akan terjadi pada 4 tahun sekali, atau tahun kabisat.
Tiga rumah sakit di Surabaya tempat 7 bayi yang lahir pada 29 Februari itu adalah 3 di Rumah Sakit (RS) PHC, 1 di RS Husada Utama, dan 3 di RSI.
Baca juga: DPRD Surabaya Minta Penertiban PKL Simpang Dukuh Disertai Solusi Relokasi
Kelahiran bayi pada 29 Februari, tentu memiliki keunikan tersendiri. Sebab dalam kehidupannya kelak, tanggal kelahiran mereka atau ulang tahunnya baru dijumpai setiap 4 tahun sekali.
Wakil Direktur Pelayanan Medis RS PHC Surabaya, dr Rony Kurniawan mengatakan, ketiga bayi yang lahir pada 29 Februari itu dilahirkan secara Sectio Caesarea (SC), sejak pukul 13.00 WIB.
"Pada tanggal 29 Februari 2024, kami membantu ada tiga pasien kami yang melahirkan di RS PHC Surabaya dengan metode SC," tegas Rony, Kamis (29/2/2024).
Rony menjelaskan, metode SC sendiri merupakan proses persalinan menggunakan cara pembedahan, atau yang biasa dinamakan dengan operasi sesar.
Dari situ Roni menganggap bahwa kelahiran ketiga bayi tersebut merupakan sesuatu hal yang cukup spesial bagi RS PHC. Katanya, kelahiran tanggal 29 Februari hanya bisa terjadi dalam kurun waktu empat tahun sekali.
"Momen tahun kabisat seperti hari ini tidak terjadi setiap tahun. Karena tahun kabisat hanya muncul setiap empat tahun, sehingga kelahiran pada tahun kabisat 2024 ini menjadi spesial," bebernya.
Baca juga: DPRD Surabaya Soroti 4 Izin Gion Spa Belum Ada, Gion Siap Disanksi dan Evaluasi
Terpisah, di RS Husada Utama Surabaya juga terdapat 1 bayi yang lahir di tahun kabisat ini. Di mana bayi yang dilahirkan itu berjenis kelamin laki-laki.
"Iya ada satu bayi lahir, persalinan prematur (lahir sebelum Minggu ke-37). Bayi cowok, berat badan 2.100 gram," ungkap Dirut RS Husada Utama, dr Didi Dewanto.
Selanjutnya, 3 bayi juga lahir pada 29 Februari di Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya. Kepala Ruang An-Nisa RSI, Ainun Mufidah menyebut, ada 2 bayi lahir normal, dan 1 lainnya melalui metode sesar.
"Karena memang sudah waktunya lahir dan tidak ada waktu yang direncanakan sebelumnya. Sedangakan satu ibu yang lahir sesar ini karena ada faktor pertimbangan kesehatan dari ibu," rincinya.
Baca juga: Four Points by Sheraton Surabaya Gelar Trading Card Show Pertama di Surabaya
Hal itu juga disampaikan oleh orangtua dari salah satu bayi, Vahruria (36) warga Menanggal, Surabaya. Katanya, kelahiran bayinya pada tanggal 29 Februari itu tanpa direncanakan, dan memang sudah waktunya lahir.
"Ya khodarullah. Lahirnya tepat di tahun kabisat. Ini memang adanya, dan baru tahu fenomena ini 4 tahun sekali," pungkasnya.
Editor : Narendra Bakrie
