Evakuasi dramatis kernet truk terjepit kabin di Mojokerto (Foto: Nana/mili.id)
Mojokerto - Evakuasi kernet terjepit kabin truk di Jalan Raya Gajah Mada, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto berlangsung dramatis, Senin (19/2/2023).
Kabin truk H 1432 ZE bermuatan marmer itu hancur setelah menabrak truk boks yang sedang parkir, sekitar pukul 04.00 WIB.
Evakuasi kernet truk itu bernama Eko Prasetyo, asal Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah itu memakan waktu sekitar 2 jam.
Sopir bernama Rozak Adi Prakoso mengatakan, truk itu ia sopiri melaju dari arah Mojosari menuju Probolinggo.
Sampai di lokasi, truk menabrak bagian belakang truk boks nopol B 9610 FEU yang terparkir di depannya. Truk boks itu disopiri Agus Sugeng Prayitno, asal Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
"Jalannya gelap nggak kelihatan, nggak ada hazard-nya," tutur Rozak, yang berasal dari Desa Kedung Batu, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang itu.
Rozak mengaku, saat itu dia memacu truknya tidak terlalu kencang. Namun karena penerangan di lokasi agak gelap, sehingga pandangannya kurang jelas.
Baca juga: Razia Gabungan di Lapas Mojokerto, Tak Ditemukan Narkoba dan Ponsel di Kamar Hunian
"Saya kecepatan 40 kilometer per jam dari arah Mojokerto mau ke arah Probolinggo," bebernya.
Akibatnya, truk bermuatan 7 ton marmer itu menabrak bagian belakang truk boks hingga kernetnya terjepit kabin, dengan luka berat pada kaki bagian kiri.
"Nggak bisa menghindari, karena dari depan (arah berlawanan) ada truk Fuso. Akhirnya truk saya banting ke kiri, nggak kelihatan kalau ada truk parkir," tambahnya.
Proses evakuasi pun berlangsung dramatis. Beberapa petugas dan relawan dibantu warga sekitar berusaha mengevakuasi tubuh kernet, dan sekitar 2 jam baru berhasil.
Canda Hartadi, salah satu relawan yang turut mengevakuasi korban menuturkan, petugas sempat mengalami kesulitan, karena kabin truk ringsek akibat benturan keras.
"Untuk waktunya (evakuasi) sekitar 2 jam, karena posisi korban terjepit antara dua kendaraan," ungkap Candra.
Editor : Narendra Bakrie
