Keseruan Anak-anak di Probolinggo Mengenal Tugas Pemadam Kebakaran

Keseruan Anak-anak di Probolinggo Mengenal Tugas Pemadam Kebakaran © mili.id

Keseruan siswa-siswi RA Hidmatul Hikam belajar mengatasi kebakaran ke Kantor Damkar Satpol PP Kabupaten Probolinggo (Foto: Fades/mili.id)

Probolinggo - Puluhan siswa-siswi Raudhatul Athfal (RA) Hidmatul Hikam, Desa Alassumur Lor, Kecamatan Besuk mendatangi Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo, Kamis (25/1/2024).

Kedatangan anak-anak setingkat TK itu untuk belajar dan mengetahui bagaimana petugas damkar bekerja dan apa saja tugasnya. Siswa-siswi yang didampingi guru dan orangtuanya itu juga diedukasi tentang bagaimana cara mencegah dan segala pemicu kebakaran.

Baca juga: Hari Bhayangkara ke -80, Polres Probolinggo Salurkan Bantuan Alat Pertanian dan Droping 10 Ribu Liter Air Bersih di Banyuanyar

Petugas Damkar, Adi Susanto menjelaskan apa saja tugas dari damkar dan sarana saat petugas menuju lokasi kebakaran setelah mendapat laporan. Seperti helm, fire jacket, sepatu, sarung tangan, celana, tabung gas, dan masker.

"Tentunya Alat Pelindung Diri (APD) yang dipakai para petugas ketika bertugas memadamkan api di lokasi kebakaran. Kami juga memakai baju anti panas dan baju anti api untuk melindungi diri ketika kebakaran terjadi yang beratnya sampai 18 kilogram," papar Adi.

Baca juga: Mobil Damkar Tertimpa Tiang Beton Saat Pembongkaran Gedung DLH Jakarta, Satu Petugas Terluka

Menurut Adi, pemicu kebakaran bisa bersumber dari main korek api atau memasang colokan listrik yang melebihi kapasitasnya, sehingga bisa memunculkan percikan api serta cara mengatasi kebocoran gas.

"Langsung mematikan sumber api dengan jari tangan bisa juga dengan menggunakan kain basah. Jangan menyiram dengan air, karena itu kesalahan besar yang nantinya api akan semakin membesar, atau mbil kain dan basahi, kemudian putar kenop pada regulator atau langsung tutup sumber apinya, maka akan padam," jelas Adi.

Sementara Guru pendamping RA Hidmatul Hikam, Amina mengatakan, tujuan mengajak anak-anak didiknya ke kantor damkar untuk mengenalkan salah satu profesi di masa depan. Kebetulan, tema pelajaran dua pekan lalu tentang mitigasi bencana, termasuk kebakaran.

Baca juga: Kebakaran Hebat di Pasar Jiung Kemayoran, Enam Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

"Apalagi saat ini banyak terjadi kebakaran. Jadi anak-anak bisa langsung lihat alat-alat apa saja yang digunakan apabila terjadi kebakaran dan anak-anak juga mendapatkan edukasi apa yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran," tutur Ami.

Diketahui, Damkar Satpol PP Kabupaten Probolinggo berkekuatan 6 unit kendaraan, terdiri dari 4 mobil fire, 2 mobil suplai, 2 mobil rescue. Unit tersebut disiagakan pada 3 pos, yang berasal di Mako Satpol PP di Kraksaan, Pos Dringu dan Pos Condong.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait